BATAM  – Pesawat milik Polisi dengan tipe M-28 ( skytruck) rute Pangkalpinang – Batam  hilang kontak, Sabtu (3/12/2016). Informasi ini diterima Basarnas dari ATC Bandara Soekarno Hatta pukul 10.48 WITA.

Basarnas dalam keterangan pers menyebutkan, berdasarkan informasi tersebut Pesawat P4201 diketahui membawa 10 penumpang dan 5 orang kru. Pesawat hilang kontak diantara Perairan Batam dan Kepulauan Bangka Belitung.

Identitas 10 penumpang diketahui bernama AKP Safran, AKP Munir, Brigadir Erwin, Brigadir Samoko, Brigadir Joko Sungatno, Brigadir Endri L, Brigadir Sumarno, Bripda Eri, Bripda Angga, dan Bripda Rizal Ilmi. Sementara identitas kelima kru bernama AKP Budi Waluyo (pilot), AKP Tonce A Manao (pilot), AKP Eka Barokah (pilot), Brigadir Joko Sujarwo (mekanik), dan Briptu Mustofa (mekanik).

Pukul 12.00 WIB tim rescue Kantor SAR Tanjungpinang dengan menggunakan rescue boat (rb) 209 milik Kantor SAR Tanjungpinang dikerahkan menuju lokasi. Setelah menempuh perjalanan selama kurang lebih 3,5 jam tim tiba di lokasi yang dilanjutkan dengan upaya pencarian hingga ditemukan seorang korban.

“Pukul 16.30 WIB tim rescue Kantor SAR Tanjungpinang menemukan 1 orang korban dalam keadaan meninggal dunia,” tulis rilis BASARNAS.

Selain penemuan korban, serpihan pesawat serta beberapa barang milik korban juga ditemukan oleh warga dna nelayan setempat yang melintas di sekitar lokasi kejadian. Hingga berita ini diturunkan tim rescue Kantor SAR Tanjungpinang bersama dengan unsur setempat masih terus berupaya mencari keberadaan korban.

Untuk diketahui, Skytruck miliki polri ini dengan rute Pangkalpinang menuju Batam ini take off pukul 09.24 WIB. Pesawat buatan Polandia ini perrnah digunakan untuk bantuan kemanusiaan saat terjadi tsunami di Aceh.  (BASARNAS/asr)

Share

Video Popular