Yang Zhen berasal dari Kabupaten Huayin (sekarang di Provinsi Shanxi), yang hidup di masa Dinasti Han Timur (25-220 SM). Dia terkenal karena pengetahuan dan kebijaksanaannya, tapi apa yang membuatnya menonjol sebagai sosok terhormat dalam sejarah adalah kejujuran dan memegang teguh kebenaran.

Ucapan Yang, “Langit tahu, Bumi tahu, kau tahu, dan aku tahu”, telah menjadi pepatah terkenal di antara masyarakat Tionghoa untuk menunjukkan sifat kerahasiaan suatu hal. Namun, perkataan tersebut lebih sebagai pengingat bahwa tidak ada yang tidak diketahui: tidak ada rahasia nyata. Ini menjadi pencegah kecenderungan orang untuk berbuat salah ketika melakukan hal negatif di ruang gelap, tidak diketahui orang lain dan masyarakat.

Sebelum ia memegang jabatan pemerintahan, Yang memfokuskan usahanya untuk mendorong dunia pendidikan, bersikeras memberikan kesempatan yang sama bagi semua kalangan dalam dunia pendidikan, mengabaikan latar belakang. Dia menjadi terkenal karena mendidik para talenta untuk bangsa. Dia dijuluki Konfusius di wilayahnya.

Ketika ia menjabat Gubernur Jingzhou, ia melihat bakat pelajar Wang Mi dan mempromosikannya untuk jabatan Gubernur Changyi, (sekarang Wilayah Jinxiang di Provinsi Shandong).

Kemudian, ketika Yang melewati daerah Changyi, Wang pergi menemui Yang dan menawarkan sepuluh kati (sekitar 2.500 gram) perak sebagai ungkapan rasa terima kasihnya atas bantuan Yang mempromosikannya untuk posisi tersebut.

Yang menolak hadiah itu. Wang mengatakan, “Ini sudah larut malam, dan tidak ada yang tahu tentang hal ini. Mohon untuk menerimanya.”

Yang menjawab, “Langit tahu, Bumi tahu, kau tahu, dan aku tahu. Bagaimana Anda bisa mengatakan tidak ada yang akan tahu?” Wang pergi dengan rasa malu.

Keluarga Yang Zhen hidup seperti kebanyakan orang, pada makanan yang sederhana dengan gaya hidup rendah hati. Ketika teman dan senior ingin memberikan keluarganya sebuah properti, Yang menolaknya dan mengatakan, “Biarkan orang mengakui bahwa mereka adalah keturunan dari seorang pejabat bersih. Saya meninggalkan warisan ini kepada mereka; bukankah cukup kaya?”

Empat generasi berikutnya dari ke¬turunan Yang Zhen menduduki jabatan penting di pemerintahan, dan merasa bang¬ga untuk menegakkan moralitas leluhur mereka. (Epochtimes/Ajg/Yant)

Share
Kategori: Headline

Video Popular