Oleh: DR Frank Tian, Xie*

Terwujudnya jalan Presiden Trump, selain menandakan kembalinya Amerika Serikat pada hakikat moralitas, juga menandakan harapan bagi transformasi Tiongkok telah mulai muncul.

Seorang intelek konstitusional RRT mengatakan bahwa terpilihnya Trump adalah bencana umat manusia. Sebagai penyambung lidah Partai Komunis Tiongkok/PKT dan intelek yang didikte oleh PKT, orang itu telah salah.

Terpilihnya Trump bukan bencana bagi umat manusia, melainkan bencana bagi kekuatan sesat, merupakan bencana bagi kekuatan paham radikal teroris Islamic State/ IS dan terlebih lagi adalah bencana bagi PKT yang merupakan dalang segala kejahatan.

Ketakutan PKT karena terpilihnya Trump tidak sulit dibayangkan. Setelah hasil pilpres diumumkan, mau tidak mau PKT harus menjalankan “rencana B” dan bukan “rencana A”, berarti prediksi PKT dalam pilpres kali ini salah besar, satuan intelijensi, diplomasi dan tim pemikir PKT tidak berdaya, karena tidak memiliki penilaian yang benar dan mendasar terhadap arah dan inspirasi rakyat Amerika yang sebenarnya.

Terpilihnya Trump adalah kesempatan bagi Tiongkok, penilaian ini bisa dikatakan benar, tapi bukan berarti kesempatan bagi PKT, justru membunyikan lonceng kematian bagi PKT. Badai di pentas politik AS ini akan menimbulkan dampak yang jauh dan mendalam terhadap RRT.

Maret 2016, dalam artikel yang berjudul “Kebijakan Ekonomi Trump Hantam Rusuk PKT” penulis menyebutkan, bahwa jika Trump terpilih kebijakan ekonominya pasti akan berdampak langsung terhadap rezim PKT saat ini.

Mei 2016, dalam artikel yang berjudul “Kebijakan Diplomatik Trump Lagi-Lagi Hantam Rusuk PKT”, kembali dipaparkan kebijakan diplomatik digabungkan dengan kebijakan ekonomi Trump akan menimbulkan dampak teramat besar pada politik, diplomatik, ekonomi, sosial dan geopolitik RRT.

Mei dan September 2016, pada dua artikel penulis yang masing-masing berjudul “Mampukah Trump Membuat Meksiko Membayar” dan “Meksiko Sepertinya Harus Membayar AS”, berangkat dari sudut pandang kesepakatan perdagangan bebas Amerika Utara, kembali membahas dampak ekonomi AS di masa pemerintahan Trump terhadap Amerika Utara juga RRT dan seluruh dunia.

Terwujudnya jalan Presiden Trump menandakan adanya harapan baru bagi menggelindingnya transformasi Tiongkok. Hal yang akan dilakukan oleh Trump pada seratus hari pertama jabatannya terefleksi pada kontrak Trump dengan para warga pemilihnya, itu adalah enam hal yang akan segera dilakukan oleh Trump pada 100 hari pertamanya. Kuncinya adalah membangun kembali kepercayaan dan tanggung jawab, membasmi kebobrokan Washington dan tim pelobinya.

Kontrak pertama, adalah merevisi konstitusi, menetapkan batas masa jabatan bagi para anggota kongres. Tindakan ini akan menghantam para pejabat terpilih dan pejabat diangkat AS yang telah disuap oleh PKT. Para pejabat yang telah disuap ini didikte oleh PKT di Capitol Hill, berbicara bagi PKT, mencegah lolosnya berbagai resolusi yang bertujuan memberi sanksi PKT, atau mengupayakan segala cara untuk menunda setiap undang-undang yang tidak menguntungkan bagi PKT.

Kontrak kedua, adalah membekukan penerimaan pegawai pemerintahan federal, dan kontrak ketiga adalah mengurangi peraturan pemerintahan federal. Ini adalah awal yang baik untuk mengurangi defisit dan pada akhirnya menyeimbangkan anggaran Partai Republik.

Ketika defisit pemerintah federal berkurang, anggaran menjadi stabil, maka hutang negara AS akan mengalami penurunan yang bermakna, pemerintah AS saat ini terkekang oleh PKT karena harus menjual surat hutang negara pada RRT, sehingga tidak bisa menentang PKT. Rencana PKT menyuap negara Barat juga akan gagal karenanya. (sud/whs/rmat)

*John M. Olin Palmetto Professor in Business University of South Carolina Aiken

 BERSAMBUNG

Share

Video Popular