Anggaran Pengamanan Pilkada Serentak 2017 Kurang Rp 581 Miliar

401
Ilustrasi Pilkada (Istimewa)

JAKARTA – Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengatakan bahwa anggaran untuk pengamanan Pilkada serentak 2017 di 101 daerah masih kekurangan dana Rp 581 miliar. Padahal waktu pelaksanaan Pilkada akan digelar pada Februari 2017 mendatang, sedangkan persiapan sebelum Pilkada juga diperlukan termasuk langkah preventif.

“Anggaran kurang masih Rp 581 miliar, ini alokasinya pada sejumlah wilayah, kami sampaikan kepada Kemendagri agar bisa direalisasikan anggarannya,” kata Tito dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR RI di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (5/12/2016).

Tito menjelaskan, alokasi anggaran berdasarkan Peraturan Kemendagri dialokasikan melalui APBD masing-masing daerah. Secara keseluruhan, jumlah anggaran yang diusulkan Polri sebanyak Rp 906 miliar lebih. Sedangkan anggaran yang disetujui hingga pada saat ini masih berjumlah Rp 246 miliar.

Menurut Tito, sisa kekurangan anggaran pengamanan secara keseluruhan berjumlah Rp 581 miliar dari sejumlah wilayah berdasarkan laporan-laporan Polda setempat. Diantaranya terdiri sedang dibahas di tingkat Pemda dan DPRD masing-masing.  Adapun anggaran yang tak disetujui berjumlah Rp 79 miliar.

Oleh karena anggaran yang tak mencukupi, Tito mengatakan kepolisian akan membicarakan lebih lanjut untuk skenario pengamanan berbagai lini.  Tentunya, dana yang terbatas diharapkan  tak mengurangi kualitas pengamanan. Apalagi pada saat ini pelaksanaan Pilkada sudah memasuki tahapan kampanye.

Tak hanya anggaran pengamanan yang ditetapkan, lanjut Tito, kebutuhan untuk anggaran personil kontijensi masih belum dialokasikan pada tingkat APBN/APBD.  Anggaran ini khususnya pergeseran personil dari Mabes Polri ke Polda dan Polda ke Polres.  Tito menambahkan, langkah ini pengamanan ini terkadang tak terpikirkan oleh Pemda. Padahal pengamanan tak hanya saat kampanye, namun juga diperlukan cipta kondisi.

“Terutama terjadi kontijensi atau potens kerusuhan maka perlu dukungan pasukan ini, perlu anggaran, untuk Mabes Polri ada tambahan Rp 90 miliar untuk akhir tahun,” kata Tito. (asr)