Sinar gamma (gamma ray) mungkin disertai dengan semburan gelombang radio cepat / Fast Radio Bursts (FRB), pertama kalinya menunjukkan keterkaitan foton energi tinggi dengan semburan gelombang radio cepat.

Jika memang sinar gamma berasal dari tempat yang sama dengan gelombang radio, maka energi ini mungkin satu miliar kali lebih kuat dari perkiraan awal.

Semburan gelombang radio cepat/ Fast Radio Bursts (FRB) merupakan fenomena astrofisika yang dimanifestasikan radio chirp dengan kecepatan milidetik dan terjadi secara acak. Dan yang terlihat sejauh ini hanya 18, namun, para ilmuwan belum tahu apa penyebabnya.

Beberapa teori menyatakan hal itu disebabkan tabrakan antar dua bintang kuno, sementara teori lainnya menyebutkan mereka adalah bintang neutron muda yang disebut pulsar yang berputar cepat.

Sebuah temuan yang dirilis dalam jurnal The Astrophysical Journal Letters menyebutkan, bahwa mungkin akan lebih lanjut menyusutkan skala penyebab ini. Laporan terkait menemukan bahwa gelombang gamma disertai dengan FRB131104 dan dinamakan sesuai dengan waktu temuan yakni 131104. Gelombang-gelombang ini ditemukan dari data yang dikumpulkan satelit Swift NASA (Swift), satelit Swift dirancang untuk mendeteksi semburan sinar gamma.

Ini adalah pertama kalinya berhasil mengamati foton energi tinggi di tempat yang sama dengan FRB. Jika sinar gamma dan gelombang radio berasal dari tempat yang sama. Ini bisa berarti sumber energi itu jauh lebih kuat satu miliar kali dari perkiraan semula.

Astrofisikawan dari Pennsylvania State University, Penn State dan co-penulis Derek Fox mengatakan, “Temuan ini bisa membantu memastikan asal mula FRB.  Jika sinar gamma dan gelombang radio itu berasal dari tempat yang sama, maka kita bisa mengesampingkan penjelasan terkait pulsar, karena kita tahu pulsar tidak akan menghasilkan sinat gamma. Sebaliknya, tabrakan antar dua bintang neutron, atau tabrakan antar bintang neutron dengan lubang hitam itu tampaknya lebih memungkinkan.”

Namun, temuan ini hanyalah salah satu dari banyaknya FRB. Para ilmuwan memperkirakan, bahwa sekarang semakin banyak fenomena FRB yang belum berhasil dideteksi. Dan beberapa FRB diantaranya itu mungkin disertai dengan sinar gamma, sementara FRB lainnya mungkin terjadi secara terpisah.

Astrofisikawan dari Netherlands Institute for Radio Astronomy, Jason Hessels membagikan pandangan teori terkait, “Ini sangat menggoda, tapi perlu lebih banyak temuan lagi agar lebih meyakinkan.” (Secretchina/  Chen Gang/joni/rmat)

 

Share

Video Popular