Oleh: Yu Qingxin

Wilayah negara seluas 110.000 km², kaya akan sumber daya alam dan hasil bumi, tapi tragisnya tidak bisa menghidupi 11 juta warga Kuba?

Masyarakat di daratan Tiongkok masih ingat di era tahun 60an pernah mengkonsumsi gula dari Kuba, gula itu adalah pemberian balasan dari Castro kepada Mao Zedong setelah Partai Komunis Tiongkok/PKT menjalin hubungan diplomatik dengan Kuba terlebih dahulu dibandingkan negara-negara Amerika Latin lainnya.

Gula Kuba mencakup 7% dari produksi dunia; cerutu buatan tangan asal Kuba laris dijual di seluruh dunia. Kuba memiliki 21% areal hutan, sinar matahari dan curah hujan sangat cukup, tapi tidak ada susu dan daging sapi?

Sepanjang jalan hanya anak kecil yang menjulurkan tangan, atau wanita yang menggendong anaknya, atau manula yang berjalan tertatih-tatih dan mengemis dari para turis. Inikah paham sosialis yang diciptakan oleh Castro?

Sejak kapan Kuba terpuruk menjadi miskin, dan warga Kuba harus menjadi pengemis?

Menurut data statistik tahun 2013, pendapatan warga Kuba hanya USD 19 (252.000 rupiah) sebulan.

Ada yang menuding embargo perdagangan AS yang telah menyebabkan Kuba menjadi seperti ini. Faktanya, negara lain seperti Kanada dan Spanyol memiliki hubungan dagang tidak sedikit dengan Kuba. Jika tidak, maka dengan hanya mengandalkan sektor pariwisata Kuba pasti bangkrut, karena sebagian besar pasokan harus impor. Presiden Venezuela yang disebut-sebut sebagai anak angkat Castro juga memberikan tidak sedikit bantuan ekonomi pada Kuba.

Castro menganggap dirinya sebagai pemimpin revolusi dunia, keunikan terbesarnya adalah “mengekspor revolusi”. Ia membeli senjata dari RRT, menciptakan senjata biologi, lalu mensuplainya pada rezim teroris di Timur Tengah. Ia menggunakan bantuan asing untuk mengembangkan kekuatan militer, dan diutus ke berbagai wilayah di dunia yang sedang perang dingin, seperti Angola di Afrika.

Pada era tahun 60 dan 70, ia mendukung kawanan gerilya anti pemerintahan di Amerika Selatan. Pada masa itulah pahlawan gerilya bernama Che Guevara yang dilegendakan itu tewas di Bolivia. Castro selalu menghimbau warganya agar mengencangkan ikat pinggang, mendukung revolusi seluruh dunia, untuk menjatuhkan paham kapitalis Amerika.

Tepat seperti kata Trump, “Ia mengatakan akan memberikan kebebasan dan kemakmuran bagi Kuba, tapi rezim komunisnya membuat Kuba menjadi negara kepulauan terpenjara yang melarat.”

Sejak tahun 1960-an setelah embargo AS terhadap Kuba, selama puluhan tahun Kuba harus menggunakan mobil-mobil tua yang sudah seharusnya kadaluarsa. (internet)

Kuba yang memiliki letak geografis yang hanya berjarak ratusan kilometer dari negara bagian Florida AS ingin membendung pengaruh Amerika yang kuat untuk mempertahankan kekuasaan kediktatorannya, seorang diktator pasti “menggunakan cara teror, menggunakan polisi rahasia, dan mengendalikan kekuatan politik, seperti yang dilakukan Stalin dan Hitler”, inilah gambaran Kuba menurut penuturan seorang tokoh pembangkang Kuba bernama Carlson.

Bagaimana kondisi HAM masyarakat Kuba?

Selama disana, suatu kisah yang mungkin bisa menjelaskan sesuatu. Ketika hampir meninggalkan tempat wisata itu, saya memberikan sebuah baju sutra pada gadis Kuba yang bekerja sebagai pelayan sebagai tanda terima kasih saya. Hari berikutnya dia datang khusus untuk mengucapkan selamat tinggal, mulutnya terus mengatakan terima kasih, dia bahkan menyingkap seragam pelayannya dan memperlihatkan baju sutra yang dikenakannya. Dia berkata tidak pernah memakai baju yang begitu indah.

Tadi malam, kakaknya, adiknya, iparnya, teman dan tetangganya, belasan orang telah mencoba mengenakan baju itu, mereka semua sangat iri padanya. Gadis itu sungguh lugu dan polos, saya dan suami sangat tersentuh karenanya, lalu kami bergegas mengambil foto bersamanya, dan bertanya apakah ada email agar kami bisa mengirim foto. Dia menggeleng dan berkata tidak memiliki komputer. Lalu alamat surat menyurat?

Dia berpikir sejenak, akhirnya dia memberikan alamat hotel itu kepada kami. Suami saya mengatakan padanya, ini adalah surat pribadi untuk dirinya, sebaiknya dikirim ke alamat rumahnya saja. Akhirnya dia mengerti, tapi dengan muka merah dan pandangan canggung menatap kami. Sepertinya ada hal yang dirahasiakannya, dan segera menghentikan suami saya. Setiba di rumah kami mengirim foto itu, kami tahu mungkin tidak akan ada balasan, hanya berharap dia menerimanya, tanpa mendapat masalah apa pun.

Kejahatan “berkomplot dengan negara asing” sangat sensitif di negara rezim komunis yang akan dengan mudah dilimpahkan pada orang yang tidak berdosa. Saya sering teringat pada gadis Kuba itu, dan suami saya pernah berdoa bagi keselamatannya. Saya hengkang dari RRT yang komunis, paman suami saya berasal dari Jerman Timur yang juga komunis, kami sangat bisa merasakan ketakutan yang dialami oleh gadis Kuba itu.

Runtuhnya Uni Soviet dan perubahan di Eropa Timur membuat kubu komunis binasa. Tahun itu, pemerintah Kuba membalas Amerika dengan memutus pasokan listrik ke Kantor Diplomatik AS di Havana karena AS telah memberikan informasi kepada warga Kuba.

Dua bulan kemudian, warga Kuba berbondong-bondong membeli antenna satelit di pasar gelap, untuk menyaksikan acara televisi AS yang berbahasa Spanyol, untuk memahami kondisi penyakit Castro yang sebenarnya, terutama situasi politik di Kuba. “Kemenangan pemerintah Kuba melawan Amerika”, justru membangunkan kesadaran kebebasan dan demokrasi masyarakat Kuba.

Tahun ini ada seorang teman pergi wisata ke Kuba, dan saat kembali ia merasakan sesuatu yang sedikit berbeda dengan yang saya alami sepuluh tahun lalu, selain masih tetap kumuh dan bobrok, sekarang ada wisatawan RRT, juga ada mobil buatan RRT di jalan-jalan. Kemarin teman saya itu mengirim pesan, “Castro seharusnya membawa serta paham sosialis yang diciptakannya saat berpulang menemui Marx!”

Kabar kematian Castro tersebar, di ibukota Havana warga hanya bisa bergembira secara diam-diam. Di AS di seberang lautan, orang Kuba yang diasingkan di sana menari kegirangan di jalan-jalan. Sang diktator telah tiada, tapi pemerintahan diktator belum berakhir.  Presiden AS yang baru terpilih sepertinya memberi warga Kuba suatu harapan.

Ia berkata, “Hari ini akan menjadi hari dimana warga Kuba bisa melepaskan diri dari kekuasaan teror jangka panjang, untuk menyongsong masa depan yang bebas, dan rakyat Kuba yang unggul sudah sepantasnya menikmati kebebasan seperti ini.”

Orang kuat politik yang anti diktator ini telah berjanji, ia akan memberikan kebebasan dan kemakmuran bagi warga Kuba. (sud/whs/rmat)

TAMAT

Share

Video Popular