Oleh: DR. Frank Tian, Xie

Terbentuknya jalan kepresidenan Trump, selain menandakan ditegakkannya kembali nilai moralitas dan keadilan Amerika dan harapan bagi transformasi Tiongkok, juga menandakan perubahan orientasi strategi perang global. Terpilihnya Trump adalah peluang bagi Tiongkok, tapi bukan kesempatan bagi Partai Komunis Tiongkok/PKT, serta akan membunyikan lonceng kematian bagi PKT.

Kebijakan diplomatik dan ekonomi Trump akan mengapit RRT, akan menimbulkan dampak teramat besar bagi politik, diplomatik, ekonomi, sosial dan geopolitik di RRT. PKT akan runtuh karena hancurnya perekonomian, dan tersingkir dari pentas sejarah, entah karena perencanaan dan penerapan dari tingkat atas, ataupun karena revolusi berwarna dari tingkat bawah, semua itu sangat patut dinantikan.

Kebijakan ekonomi dan perdagangan Trump, akan menimbulkan dampak luar biasa terhadap perekonomian dunia, dan Amerika di era pemerintahan Trump dan Tiongkok pada masa akhir PKT pada interaksi dan kerjasama serta persaingan antara Timur dan Barat, akan mengakhiri faktor paham komunis dan terorisme ISIS di dalam sebuah dunia yang baru, yang akan mendorong orientasi strategi baru masyarakat manusia.

Mengamati Trump dan Xi Jinping, meskipun satunya adalah pemimpin masyarakat bebas dan merupakan negara adidaya nomor satu dunia, sedangkan yang satunya adalah pemimpin sebuah negara terbesar dunia dan juga CEO di masa akhir partai komunis.

Keduanya memiliki pengalaman hidup dan latar belakang sosial yang sama sekali berbeda, bisa dikatakan merupakan dua kutub ekstrim manusia. Tapi keduanya sebenarnya memiliki kesamaan, yang pertama adalah keduanya sangat pragmatis, dan yang kedua adalah mereka sangat konvensional.

Trump menentang kemunafikan politik dan pembenaran politik, dan sangat meremehkan kelompok kepentingan politik dan golongan establisment dari partai politik Amerika, yang ingin mengembalikan tradisi Amerika dan wujud masyarakat yang konservatif, berupaya menggunakan kebijakan dan slogan mantan Presiden Reagan yang merupakan tokoh konservatif. Dalam hal merekrut Trump membuat mata setiap orang berbinar.

Xi Jinping sendiri berkat faktor sejarah dan latar belakang sosial yang dialaminya sendiri, telah melihat karakter dasar PKT yang telah bobrok dan rusak, berbagai slogan dan aksi pemberantasan korupsinya telah merobek topeng para pejabat PKT yang korup, sesat dan bejat, memperlihatkan sifat dasarnya yang sebenarnya yang lebih cenderung konservatif.

Di Tiongkok ada kaum haluan kiri ala Mao yang memuakkan, di Amerika juga ada warga kaum sayap kiri yang dicampakkan masyarakat AS, di dunia manusia ini terdapat sisa penganut paham sosialis dan paham komunis yang radikal.

Di bawah kondisi perubahan seperti sekarang ini, AS berubah haluan ke kanan yang cenderung konservatif, Tiongkok mulai mengarah ke kanan dimulai dari petingginya, seluruh dunia juga sedang menyingkirkan dan membersihkan kekuatan paham komunis.

Di masa pemerintahan Trump, kebijakan perekonomian baru AS terhadap Tiongkok akan mempercepat upaya Xi dan PM Li membersihkan kubu Jiang, merebut kembali finansial dan kekuasaan terhadap BUMN, akan membantu Tiongkok mencerai beraikan PKT, membangun kembali negara yang bebas.

Dua negara kuat dunia saat ini, sedang mengarah ke haluan kanan, sedang membelok ke arah yang benar. Amerika membawa kekuatan lunaknya yang sedemikian besar, dengan teori cangihnya dalam bidang budaya, seni, iptek, pendidikan, politik dan manajemen sosial, berikut juga pengalaman dan penerapan nyata, yang berpengaruh pada budaya dunia.

Kembalinya AS dalam hal moral, ditambah lagi dengan transformasi di Tiongkok, akan menciptakan orientasi strategi dunia manusia yang baru, orientasi dunia telah terbentuk. (sud/whs/rmat)

BERSAMBUNG

Share

Video Popular