Hidup membutuhkan energi. Ini bukanlah sesuatu yang mistis, ini adalah biologi. Impuls listrik mengalir melalui saraf, sel, dan otot- pada dasarnya setiap sel dan sistem di dalam tubuh manusia membawa muatan listrik. Energi ini membantu tubuh untuk bergerak dan berfungsi.

Epoch Times mewawancarai Dr. Martin Blank untuk mengetahui mengapa ada begitu banyak kontroversi di kalangan ilmuwan mengenai keamanan terhadap paparan medan elektromagnetik, dan mengapa anak-anak adalah yang paling berisiko terhadap paparan medan elektromagnetik.

Epoch Times: Beberapa ilmuwan bersikeras bahwa medan energi yang berada di frekuensi yang terlalu rendah akan memengaruhi tubuh secara negatif. Apa yang Anda pikirkan?

Dr. Blank: Ada banyak fisikawan yang mengatakan hal ini. Saya sudah mendiskusikan hal ini bertahun-tahun yang lalu dengan fisikawan yang mengatakan tidak dapat berbuat apa-apa jika medan energi berada di bawah tingkat termal. Mereka pikir hal tersebut harus pada tingkat yang dapat menaikkan suhu permukaan sebelum menyebabkan efek. Jawabannya adalah tidak. Efek ini terjadi pada tingkat yang sangat rendah. Medan elektromagnetik terjadi di rentang frekuensi yang sangat rendah (60 Hz).

Beberapa hal yang saya pelajari adalah kerja enzim yang menyebabkan gerakan ion ke dalam sel. Ada enzim adenosin 5’-trifosfat natrium/kalium yang sebagian besar berada di membran sel dan memompa ion yang melintasi membran sel. Enzim ini akan mengambil ion natrium dan memompa natrium keluar dari sel, dan memindahkan ion kalium ke dalam sel. Ini sangat penting. Tanpa ini, saraf tidak akan saling berhubungan dan sel tidak akan berfungsi.

Enzim adenosin 5’-trifosfat yang sangat penting ini memiliki tingkat ambang tiga atau empat milliGauss. Ketika orang berbicara mengenai frekuensi radio, energi enzim ini adalah ribuan kali energi yang lebih tinggi. Tidak ada yang mempertanyakan apakah medan elektromagnetik berdampak pada sistem biologi.

Epoch Times: Apa yang ilmu pengetahuan katakan mengenai dampak frekuensi ini terhadap kesehatan kita?

Dr. Blank: Ini adalah hal yang kompleks. Saya hanya mengatakan kepada Anda mengenai satu enzim yang sederhana, tetapi kami belajar beberapa enzim dan semua enzim terpengaruh. Medan elektromagnetik ini sangat ampuh. Jika Anda adalah sebuah elektron yang sendirian di tengah-tengah dan ada medan energi di dekat Anda, maka Anda akan merespons medan energi pada tingkat yang relatif rendah.

Untuk sistem di dalam tubuh, diperlukan sedikit tenaga lebih kuat untuk menyebabkan perubahan di dalamnya. Tetapi kita mendapat perubahan fungsi sel akibat medan energi yang relatif kecil.

Ketika Anda pergi lebih tinggi dari rentang normal, maka Anda mendapat kerusakan. Itulah yang ditakuti orang, dan telah menjadi kenyataan. Kembali pada tahun 1995, Henry Lai menerbitkan sebuah makalah yang menunjukkan bahwa jika Anda mengambil DNA dan memaparkannya terhadap radiasi 60 Hz, maka DNA akan terputus. Ada banyak kontroversi mengenai hal ini, dan orang dibayar untuk melakukan eksperimen ini. Tuhan tahu apa yang mereka lakukan, mereka tidak menemukan hasil yang mereka harapkan.

Ini adalah kerusakan yang terjadi tidak dapat diperbaiki. Ketika Anda memutuskan sepotong DNA, berati Anda telah melanggar kode etik. Tidak seperti ketika Anda terluka dan kulit menjadi sembuh. Jika Anda merusak DNA yang disebut mutasi, dan Anda memengaruhi fungsi sel. Jadi tergantung di mana kerusakan telah terjadi, Anda dapat menyebabkan banyak masalah.

Epoch Times: Mengapa hal ini buruk? Apa fungsi DNA untuk tubuh?

Dr. Blank: Ketika saya belajar DNA di sekolah menengah umum, saya diajarkan bahwa DNA adalah hal yang diturunkan turun-temurun. DNA bekerja ketika Anda membuat anak, dan kemudian akan terkunci sampai anak dewasa dan membentuk anak itu sendiri. Ada pemahaman bahwa DNA hanya aktif di dalam sel.

Tetapi ketika saya belajar biologi di universitas, dosen mengajarkan bahwa DNA melakukan segala sesuatu sepanjang waktu. DNA memiliki seluruh kode di dalamnya. Anda perlu DNA untuk menjaga supaya sistem tubuh berfungsi dengan baik. DNA memberitahu tubuh, protein mana yang dibuat dan sistem tubuh mana yang bekerja. DNA memperbaharui fungsi tubuh sepanjang waktu, dan jika Anda menyebabkan kerusakan DNA maka Anda menyebabkan banyak masalah di dalam sel.

Seringkali sel tidak dapat bertahan terhadap kerusakan DNA, namun tubuh memiliki banyak ketahanan, sehingga menyebabkan banyak kerusakan. Faktanya adalah, Anda dapat menyebabkan kerusakan DNA, dan beberapa bagian lainnya akan mengambil alih dan menggantikan fungsinya. Kita sangat beruntung dapat seperti itu. Inilah sebabnya mengapa spesies kita bertahan. Ada banyak hal yang tidak berguna di dunia ini yang memberi pengaruh buruk sehingga menyebabkan kerusakan.

DNA selalu aktif, sangat diperlukan, dan dipengaruhi oleh banyak hal: suhu, bahan kimia, dan barang elektromagnetik. Sekarang sudah beredar 5G yang melanggar etika. Semua kerusakan yang disebabkan oleh 2G, 3G dan seterusnya, akan lebih diperparah. Hal yang menarik, 5G baru ini adalah karakteristik radiasi yang lebih kuat (lebih energik). Jadi harus memiliki lebih banyak stasiun, lebih banyak antena yang dipasang. Ini berarti bahwa orang-orang yang peka listrik akan jauh lebih sulit untuk menghindar dan harus bergaul dengan semua radiasi lainnya di sekitarnya.

Epoch Times: Apakah medan energi lebih berbahaya bagi anak-anak?

Dr. Blank: Secara biologis, ketika kita membandingkan orang dewasa dengan anak, anak memiliki tulang tengkorak yang lebih tipis, dan saraf-saraf di otak anak yang tidak seluruhnya bersarung mielin. Ini berarti anak akan lebih banyak menerima paparan. Dan tentu saja, seorang anak masih dalam proses pertumbuhan, sehingga kerusakan akan meluas.

Epoch Times: Saya pernah membaca bahwa negara lain mengambil langkah yang lebih serius.

Dr. Blank: Ya. Perancis, misalnya. Mereka membuat langkah maju di mana Perpustakaan Nasional di Paris menolak penggunaan sistem Wi-Fi. Fakta yang mereka lakukan itu menarik untuk mendorong kita untuk menangani masalah ini. Tetapi kita harus melakukannya karena memang sudah terbukti bermasalah. Kami harus dipandu oleh bukti.

Epoch Times: Apakah ada tindakan pencegahan yang secara pribadi Anda lakukan untuk membatasi diri Anda terhadap paparan?

Dr. Blank: Saya memiliki sebuah ponsel, tetapi saya hanya menggunakannya jika saya harus menggunakannya. Saya tidak memiliki Wi-Fi. Anda memerlukan sejumlah teknologi ini untuk melakukan hal tertentu, tetapi saya mencoba untuk hidup tanpa itu.

Saya pikir akan semakin sulit untuk menghindari hal semacam ini karena mereka memasang lebih banyak dan lebih banyak lagi antena untuk teknologi ini di lingkungan sekitar kita.

Sebagai sebuah peradaban kita percaya kemajuan adalah baik. Namun kadang sesuatu yang baru tidak selalu menguntungkan kita.(Epochtimes/Conan Milner/Vivi)

Selesai

Share
Tag: Kategori: KESEHATAN

Video Popular