Guo Ziyi (697-781) adalah seorang jenderal terkenal di Dinasti Tang. Guo Ziyi tidak memiliki petugas security di kediamannya meskipun kalau mau dia mampu membayarnya. Semua orang, dari bangsawan sampai orang-orang biasa bisa bertamu ke rumah kediamannya.

Semua orang tahu tentang apa, siapa dan semua hal yang keluarga Guo lakukan, tidak peduli seberapa kecil atau seberapa besar. Misalnya, seseorang berkata, “Anak-anak mereka membawa air dan mengairi ladang. Mereka tidak seperti anak pejabat.” Ini berarti bahwa tidak ada yang disembunyikan oleh Guo dan keluarganya.

Anak-anak Guo Ziyi mencoba membujuk dia untuk mengubah cara hidupnya. Guo menolak untuk menerima saran mereka. Mereka mengeluh dan berkata, “Ayah memiliki kelebihan, tetapi tidak menghormati diri sendiri. Semua orang, baik kaya atau miskin, berada di bawah perlindungan ayah. Kami percaya bahkan Yi Yin atau Huo Guang, pejabat tinggi di Dinasti Han, tidak demikian terbuka seperti Ayah. Namun, kami merasa menderita karena Ayah.”

Guo tersenyum dan berkata, “Ini bukan seperti apa yang kamu pikirkan. Ayah memiliki 500 kuda dan ada 1.000 pasukan yang dibiayai oleh pemerintah. Banyak orang yang iri dan ingin memfitnah ayah. Jika kita menutup pintu, memutuskan hubungan dengan dunia luar, maka jika seseorang mulai memfitnah ayah dan mengatakan bahwa ayah tidak setia, maka akan mudah bagi orang-orang yang ingin menyakiti ayah. Kemudian seluruh keluarga akan dihukum. Itu akan terlambat untuk menyesal. Sekarang, semua pintu terbuka, dan tidak ada yang bisa memfitnah ayah. Ini sebabnya mengapa ayah hidup seperti ini.”

Pejabat pengadilan yang jahat mengirim mata-mata untuk memantau keluarganya, tetapi semua kembali tanpa hasil apa-apa, karena info yang mereka dapatkan sama dengan yang telah masyarakat ketahui, bahwa orang ini memang jujur dan sederhana. Akhirnya, anak-anaknya yakin juga.

Guo Ziyi memainkan peran penting dalam kelangsungan hidup Dinasti Tang selama 20 tahun sebagai jenderal. Dia memiliki kekuatan besar, dan tidak ada pejabat di pengadilan bisa menemukan sesuatu yang melawan dia. Dia telah mengumpulkan banyak prestasi, dan kaisar tidak menemukan satu kesalahan pun dari dia. Pejabat pengadilan yang jahat berusaha berkali-kali untuk menyakiti dia, tetapi tidak berhasil.

Saat ia wafat, namanya dikenang sebagai sosok teladan. Kehidupan keturunannya makmur, damai dan bahagia. Hal ini dimungkinkan karena kesetiaannya kepada negara, penolakannya terhadap keserakahan, serta sederhana, rendah hati, dan murah hati.

Share
Kategori: Uncategorized

Video Popular