Oleh Li Ziwen

“Pengambilan paksa organ manusia hidup adalah tindakan yang salah, bukan manusia yang melakukan hal itu,” komentar seorang pedagang bernama Gray Billing yang memiliki tempat usaha di dekat Chinatown setelah melihat dan membaca tulisan di atas billboard yang berdiri di sana.

“Perbuatan tidak manusiawi itu hanya mungkin dilakukan oleh binatang, tetapi bukanlah manusia,” tambahnya.

Chinatown di Los Angeles merupakan tempat wisata yang banyak dikunjungi orang dari mancanegara. Setiap orang yang berlalu lalang melewati Broadway pasti dapat melihat billboard yang berdiri di sana, diam-diam mengisahkan peristiwa yang masih terjadi di Daratan Tiongkok, perbuatan biadab yang belum pernah terjadi di planet ini yaitu pengambilan paksa organ manusia hidup.

Selain di daerah Chinatown, di El Monte, Baldwin dan Lower Azusa Road serta beberapa tempat lainnya yang dihuni banyak warga etnis Tionghoa, padat oleh kendaraan dan wisatawan yang berlalu lalang, juga berdiri bilboard besar kecil yang berisi tulisan mengutuk Partai Komunis Tiongkok/PKT dan mendesak mereka untuk menghentikan perbuatan biadab itu.

Billboard seruan kepada PKT untuk segera menghentikan kejahatan pengambilan paksa organ manusia hidup yang berdiri di Chinatown. (Yang Yang/Epoch Times)
Gray Billing, pengusaha di dekat Chinatown saat memberikan komentar. (Yang Yang/Epoch Times)

“Ya, benar, saya melihat tulisan di atas billboard itu,” kata Manuel Vasques, warga Chinatown sambil menunjuk billboard yang berdiri di Broadway st.

“Saya juga sudah membaca beritanya dalam surat kabar,” katanya.

Manuel Vasques, warga Chinatown saat diwawancarai oleh NTDTV. (Yang Yang/Epoch Times)

Seorang pegawai pemerintah yang datang ke Chinatown untuk makan siang, Bob Lipson yang sedikit banyak tahu tentang kejadian penganiayaan yang dilakukan PKT terhadap praktisi Falun Gong dan perampasan organ hidup di Tiongkok mengatakan, “Siapa saja manusia di mika bumi ini yang menentang hak asasi manusia, ia pasti akan menentang keadilan.”

Sejak 2006 satu demi satu kasus pengambilan paksa organ hidup yang dilakukan PKT terekspos di depan masyarakat internasional. Keraguan dan pergulatan dalam hati sebagian etnis Tionghoa yang tinggal di luar negeri mulai juga muncul. Tetapi dengan banyaknya bukti yang ditemukan melalui berbagai investigasi, nurani orang-orang tersebut jadi terpanggil.

Mr. Li yang juga warga Chinatown ketika ditanya soal sikapnya terhadap pengambilan paksa organ di Tiongkok, ia mengatakan, “Jelas, saya sangat menentang, jika hal itu memang benar terjadi di Tiongkok, itu jelas tidak manusiawi.”

Mr Li, warga Chinatown saat diwawancarai NTDTV. (Yang Yang/Epoch Times)

Dari jawaban yang diberikan oleh Mr Li, kita bisa merasakan bahwa ia masih ragu terhadap kejadian yang menimpa sejumlah praktisi Falun Gong di Tiongkok. Tampaknya masih banyak warga etnis Tionghoa yang meskipun hidup di dunia kebebasan pers, namun belum memahami kejahatan keji yang dilakukan oleh PKT.

Juni tahun ini, DPR-AS telah menerbitkan Resolusi no. 343 yang menegaskan bahwa pengambilan paksa organ hidup di Tiongkok itu memang benar-benar terjadi. Para anggota parlemen dengan suara bulat menyampaikan pernyataan yang mengutuk perbuatan biadab PKT tersebut.

Tulisan yang terpapar di atas billboard yang berdiri pada beberapa jalan di Los Angeles itu merupakan sebagian dari isi Resolusi no. 343 yang diterbitkan oleh DPR-AS. (Sinatra/rmat)

Share

Video Popular