Pada artikel yang membahas pekerja malam hari, banyak yang bertanya apa yang harus mereka lakukan jika harus bekerja shift malam hari. Nah, artikel kali ini akan membahas kekuatiran mereka yang mungkin juga bermanfaat untuk Anda meski tidak bekerja di malam hari.

Cara membuat layar digital yang sehat

Ketika tiba ke layar komputer, Wunsch menyarankan untuk mengurangi suhu warna hingga berkorelasi ke 2.700 K – bahkan selama siang hari, bukan hanya pada malam hari. Banyak menggunakan F.lux untuk melakukan hal ini, tapi saya punya kejutan besar bagi Anda karena saya telah menemukan alternatif yang jauh lebih baik yang diciptakan oleh Daniel, seorang programmer Bulgaria berusia 22 tahun, yang Ben Greenfield perkenalkan kepada saya.

Dia adalah salah satu orang langka yang mengetahui sebagian besar informasi dalam artikel ini. Jadi dia menggunakan F.lux tapi sangat frustrasi dengan kontrolnya. Lantas dia menciptakan alternatif unggul secara massal yang disebut Iris. Teknologi layar OLED merupakan pengembangan lain yang mungkin lebih baik daripada layar konvensional. Sebagaimana dicatat oleh Wunsch:

“[Dengan] teknologi OLED, saya tidak yakin jika warna benar-benar stabil di setiap sudut Anda melihat layar,” ujar Wunsch. “Tapi yang pasti, jika Anda memiliki teknologi layar di mana benar-benar hitam, maka Anda memiliki radiasi yang kurang ke mata Anda dan teknologi OLED mampu memberikan ini.

Jadi perbedaan kontras tinggi antara hitam dan putih, semua daerah hitam dalam layar film tipis-transistor (TFT) atau layar standar yang tidak benar-benar hitam. Mereka juga memancarkan radiasi gelombang pendek. Layar OLED hanya memancarkan saat Anda melihat cahaya, di mana ada hitam di layar, tidak ada cahaya. Ini mungkin lebih baik selama Anda tidak memiliki masalah dengan [melihat] sudut”.

Cahaya alternatif lain yang sehat

Lilin bahkan sumber cahaya yang lebih baik daripada lampu pijar, karena tidak ada listrik yang terlibat dan cahaya yang nenek moyang kita telah gunakan selama ribuan tahun sehingga tubuh kita sudah menyesuaikan untuk itu. Satu-satunya masalah adalah, Anda harus sangat berhati-hati menggunakan sembarang lilin karena kebanyakan beracun.

Seperti yang Anda mungkin telah atau tidak ketahui, banyak lilin yang tersedia saat ini yang penuh dengan racun, terutama parafin lilin. Apakah Anda tahu bahwa parafin adalah produk minyak bumi yang dibuat saat minyak mentah disuling menjadi bensin? Selanjutnya, sejumlah karsinogen dan racun ditambahkan ke dalam parafin untuk meningkatkan stabilitas pembakaran, ini belum termasuk potensi timah yang ditambahkan pada sumbu, dan jelaganya yang bisa menyerang paru-paru Anda.

Masalah makin diperumit dengan, banyaknya lilin, baik parafin dan kedelai, yang rusak dengan pewarna dan wewangian beracun; beberapa lilin kedelai hanya terbuat dari sebagian kedelai dengan banyak aditif lain, dan atau menggunakan kedelai transgenik. Sepertinya ada pola pikir yang aneh bahwa paparan sejumlah kecil racun adalah OK, meskipun paparan tersebut eksponensial dari waktu ke waktu!

Saya telah menemukan lilin kedelai non-transgenik (GMO) yang pembakarannya bersih tanpa asap atau jelaga yang berbahaya, berkembang di AS dan keduanya berkelanjutan dan terbarukan. Lilin ini benar-benar bebas dari pewarna. Semua wewangiannya aman pada tubuh, bebas phthalate dan paraben serta tidak mengandung bahan California prop 65. Sumbu benar-benar ceper (dikepang dan dari kapas) yang dilapisi lilin nabati alami dan memangkas sendiri, yang mengurangi penumpukan karbon.

Menikmati lilin kedelai alami yang berkualitas dan mengikuti petunjuk pembakaran sederhana maka akan memberikan waktu bakar sekitar 70 jam lebih. Anda dapat mencari lilin alami di internet yang sehat, tetapi jika Anda suka, Anda dapat menggu-nakan yang saya temukan di www.circleoflifefarms.com. Ini bukan link afiliasi dan saya tidak mendapat komisi dari perusaha-an lilin ini; Saya hanya berpikir Anda mungkin mendapat man-faat dari yang sekarang saya gunakan di rumah.

Tips mengoptimalkan tidur ketika bekerja shift malam

Jika saat ini Anda bekerja malam, saya akan sangat menyarankan untuk mencoba mengalih-kan jam kerja Anda. Jika itu tidak mungkin, cobalah untuk mendapatkan jadwal yang Anda bisa, sehingga dapat menghindari seringnya pergantian jam kerja bolak-balik antara siang dan malam. Setidaknya ini akan memberikan kesempatan untuk menyesuaikan kembali pada tubuh Anda. Juga pastikan untuk mengatasi faktor-faktor yang dibahas di atas.

Selanjutnya, untuk meningkatkan kualitas tidur pada siang hari, sangat penting Anda membuat kamar tidur gelap gulita, karena paparan sinar dapat mencegah produksi melatonin. Bahkan redup cahaya dari jam radio Anda juga bisa mengganggu kemampuan Anda untuk tidur, dan yang lebih penting, kesehatan jangka panjang Anda dan risiko mengembangkan kanker atau masalah kesehatan lainnya. Untuk mendapatkan kamar yang segelap mungkin saat Anda tidur, pertimbangkan untuk mengambil tindakan berikut:

•Pasang tirai jendela

•Tutup pintu kamar tidur Anda jika cahaya datang melaluinya; jika cahaya merembes di bawah pintu Anda, letakkan keset di sepanjang dasar pintu

•Singkirkan jam radio listrik Anda (atau setidaknya menghalangi cahaya saat Anda sedang tidur)

•Hindari lampu malam apa pun

•Jauhkan semua sumber cahaya (bahkan jika Anda bangun untuk pergi ke kamar mandi), termasuk komputer dan TV

•Hindari sumber radiasi elektromagnetik, yaitu semua peralatan elektrik di kamar tidur Anda, terutama ketika terhubung ke listrik utama. Listrik transformator, ballast, lampu kontrol WiFi dan ponsel pintar, menghasilkan listrik kotor dan radiasi elektromagnetik yang kotor, yang mengganggu produksi melatonin.

Hindari mengonsumsi obat tidur, karena efek sampingnya dapat menyebabkan masalah yang lebih berbahaya daripada manfaat. Alternatif yang lebih baik termasuk mencoba obat alami yang dapat membantu Anda bersantai tanpa efek samping.

Jika Anda sedikit kurang tidur, saya mendorong Anda untuk menerapkan beberapa tips tersebut mulai malam ini, tidur yang berkualitas adalah salah satu faktor paling penting dalam kesehatan dan kualitas hidup. (Epochtimes/Josep Mercola/Vivi)

Selesai

Share
Tag: Kategori: KESEHATAN

Video Popular