Erabaru.net. Cuaca bisa menjadi cerah, suram, badai, atau tak terduga, begitu juga dengan suasana hati.

static.panoramio.com

Bagaimana perasaan kita pada hari tertentu sebenarnya terdapat kaitan yang rumit dengan ramalan cuaca, melalui iptek kita bisa mulai memahaminya.

Sekarang, banyak orang menyadari bahwa menghabiskan waktu di luar pada hari yang cerah, dan membiarkan sinar Matahari menerpa kulit, merupakan hal yang diperlukan bagi tubuh untuk memproduksi vitamin D, yang juga berperan dalam produksi serotonin.

Serotonin, hormon otak yang berhubungan dengan peningkatan suasana hati, akan naik seiring dengan paparan cahaya yang terang, dan dan akan menyusut saat terjadi penurunan paparan sinar Matahari.

Ini adalah salah satu alasan mengapa terapi sinar terang sangat efektif untuk mengobati orang dengan gangguan afektif musiman (SAD, seasonal affective disorder), yang terkadang disebut sebagai “depresi musim dingin”.

Namun, ini hanyalah puncak gunung es. Sebuah hari yang cerah dapat membuat Anda entah kenapa merasa bahagia, tetapi ini hanya terjadi jika Anda dapat bersantai di luar ruangan.

Orang yang terjebak di dalam ruangan pada hari yang cerah mungkin merasa meredup suasana hatinya, dan cuaca juga memiliki pengaruh yang signifikan (sering juga bawah sadar) pada perilaku dan banyak lagi.

Cuaca cerah meningkatkan suasana hati dan memperluas kesadaran

Hubungan antara cuaca dan perubahan psikologis telah menyebabkan beberapa hasil yang tidak konsisten.

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Psychological Science menemukan, hal ini mungkin dikarenakan oleh dua faktor penting: musim dan berapa banyak waktu yang dihabiskan di luar.

Cuaca yang menyenangkan selama musim semi telah dikaitkan dengan suasana hati yang lebih baik, memori yang lebih tajam dan ‘memperluas’ gaya kognitif, karena waktu yang dihabiskan di luar meningkat.

Hal yang sama tidak bisa dikatakan untuk suasana hati dan cuaca selama musim lainnya dalam setahun, dan musim panas dikaitkan dengan suasana hati yang menurun.

Para peneliti beralasan bahwa cuaca musim semi yang menyenangkan memiliki efek positif seperti itu karena orang telah kehilangan cuaca yang menyenangkan selama musim dingin.

Peneliti Matthew Keller menyimpulkan, cukup hanya dengan mengatakan, “Jika Anda ingin menuai keuntungan psikologis cuaca musim semi yang baik, maka pergilah ke luar.”

Bagaimana cuaca mengontrol perilaku Anda

Share

Video Popular