Dengan tiga pertunjukan yang diadakan bersamaan di tiga kota yang berbeda, Shen Yun Performing Arts memulai tur dunianya 2017 pada 22 Desember lalu untuk menampilkan budaya 5.000 tahun Tiongkok yang diilhami Dewata, di atas panggung pertunjukan di seluruh dunia.

Pertunjukan perdana  musim ini diadakan di tiga kota di Amerika Serikat, yakni Civic Centre Music Hall di Kota Oklahoma, Aronoff Pusat Seni di Cincinnati, dan Opera House Detroit di Detroit.

Tahun ini, Shen Yun telah diperluas menjadi lima perusahaan yang secara bersamaan melakukan tur dunia, menyajikan pertunjukan yang menggembirakan di lebih dari 150 gedung teater.

Menonton pertunjukan pembuka di Aronoff Pusat Seni di Cincinnati, Kevin Burke, wakil presiden senior dan CFO Tire Discounters, mengatakan dia terkesan dengan gerakan sinkronisasi dari para penari dan keindahan performa.

“Ini indah dan sangat kuno,” ujar Kevin Burke.

Bill Wilkinson, seorang wakil presiden operasi di IN Marketing, mengatakan bahwa orang dapat berkomentar betapa banyak kerja keras yang dilakukan pada kinerja seperti Shen Yun.

“Saya pikir mereka sangat berdedikasi pada apa yang mereka lakukan,” tutur Bill Wilkinson.

Paul Brown, yang menyaksikan performa Shen Yun di Civic Center Music Hall di Kota Oklahoma pada malam perdana, mengatakan dia sangat tersentuh oleh performa ini, karena ia dibesarkan di Taiwan dan acara ini telah membuatnya merasa rindu pada tanah kelahirannya bahkan lebih dari itu.

“Semakin tua Anda, Anda belajar sejarah di baliknya, dan apresiasi yang lebih dalam untuk budaya Tiongkok,” jelasnya.

Andrea Stachowitz, yang melihat performa Shen Yun di Kota Oklaho¬ma, mengagumi bagaimana seniman Shen Yun menggambarkan budaya Tiongkok yang kaya.

“Saya pikir itu dikerjakan dengan indah dan menyentuh jiwa.”

Sedangkan di Detroit, Emma Velasco, kepala operasi Eastern Market Corporation, mengatakan dia menyukai warna-warninya dan koreografi performa, dan menikmati pengalaman unik menonton.

“Itu adalah pengalaman baru bagi kami. Kami belum pernah melihat acara ini sebelumnya, jadi kami benar-benar menikmatinya,” papar Emma.

Meringkas bagaimana Shen Yun menarik bagi sensasi yang berbeda dengan pemandangan yang indah dan musik yang menenangkan, guru seni Soomi Lee menyebut Shen Yun dengan ‘multi-sensasi’.

“Anda bisa merasakannya,” katanya.

Tahun ini menandai tahun kesebelas Shen Yun melakukan tur dunia dengan pertunjukan yang memukau, untuk menghidupkan kembali budaya 5.000 tahun Tiongkok yang diilhami Dewa. Pertunjukan akan digelar di Amerika Utara, Eropa, Asia, Oceania, dan Amerika Selatan. (Epchtimes/Ajg/Yant)

Share

Video Popular