Dalam serial film “Star Wars”, para penulis skenario membayangkan serangkaian kondisi lingkungan dari berbagai planet yang aneh di alam semesta, misalnya Frozen Planet atau planet es seperti “Hoth” dan planet gurun “Jakku” dan sebagainya.

Namun, meskipun planet-planet ini berasal dari film fiksi ilmiah, tetapi dalam kenyataannya, planet yang mirip dengan lingkungan seperti ini mungkin memang ada.

Dengan bantuan sistem komputerisasi, para ilmuwan NASA telah menganalisis terhadap lebih dari 3400 exoplanet yang kemungkinan akan dikunjungi di masa mendatang. Para ilmuwan yakin bahwa tidak tertutup kemungkinan manusia dapat menemukan kehidupan luar bumi di exoplanet atau bahkan di dalam galaksi lain yang terpencil.

Doug Hudgins, seorang ilmuwan dalam program eksplorasi exoplanet di NASA mengatakan, “Sebenarnya masih ada alasan yang sangat personal. Kita menganggap alam semesta sebagai sebuah dunia yang dipenuhi dengan kehidupan. Di dalam batin kita masing-masing adalah penjelajah.” “Kita ingin tahu apa seenarnya yang ada di luar bumi?”

“Meskipun George Lucas, sang pencipta serial film Star Wars dan Gene Roddenberry, pencipta serial film Star Trek telah menunjukkan banyaknya imajinasi kepada kita, tapi kita masih ingin terbang kesana, untuk menjelajahi planet lainnya,” tambah Hudgins.

Planet yang memiliki matahari. (Internet)

Ada dua planet surya

Planet Tatooine adalah kampung halaman Luke Skywalker, itu adalah sebuah dunia planet yang memiliki dua matahari yang menyilaukan mata. Kini dalam kenyataannya, sebuah exoplanet seukuran Saturnus di dalam galaksi membuat para ilmuwan NASA teringat dengan planet ini, mereka bahkan telah memberi julukan “Tatooine” padanya.

Nama resmi exoplanet ini adalah Kepler-16b, terletak di arah Cygnus, berjarak sekitar 200 tahun cahaya dari Bumi. George Lucas bahkan juga menyatakan setuju setelah mendengar para ilmuwan NASA memberi nama tersebut.

Exoplanet yang unik ini ditemukan oleh Laurance Doyle, astrofisikawan di “Search for Extraterrestrial Intelligence-SETI Amerika menggunakan teleskop ruang angkasa Kepler milik NASA. Ini adalah yang pertama Anda dapat menyaksikan dua matahari dari atas sana, setiap hari menikmati pemandangan spektakuler dua kali matahari terbenam.

Di atas planet yang unik ini, seseorang memiliki dua bayangan, dan akan tampak dua pelangi setelah hujan.

Tentu saja, suhu di Kepler-16b terlalu rendah, mungkin tidak cocok untuk kehidupan, tapi mungkin di masa mendatang kita akan menemukan exoplanet lainnya yang memiliki dua matahari sekaligus suhu yang cocok untuk kehidupan. Perlu diketahui, ada sekitar lebih dari setengah bintang di galaksi itu merupakan bintang berpasangan, sebaliknya bintang individu seperet matahari kita ini justru relatif jarang.

Planet gurun

Adapun mengenai planet gurun, seorang ilmuwan NASA yakin bahwa planet ini mungkin memang ada. Shawn Domagal-Goldman, seorang astrobiologi dan ilmuwan iklim di NASA Goddard Space Flight Center mengatakan, “Planet gurun mungkin ada. Sesungguhnya, di tata surya kita ada satu planet seperti ini, yaitu Mars. Kita berpikir di luar tata surya, mungkin ada planet gurun dengan lingkungan yang lebih layak huni. Dalam film “Star Wars” berulang kali muncul topik mengenai planet gurun, dan ini sangat menarik, karena ada beberapa penelitian yangh menyebutkan bahwa besar kemungkinan di antara planet-planet ini terdapat planet layak huni. Planet gurun tidak hanya eksis, bahkan mungkin sangat umum.”

Dunia es

Pada 2006 lalu, ilmuwan menemukan sebuah planet es / frozen planet, sangat mirip dengan planet “Hoth”dalam film “Star Wars”. Nama resmi dari planet ini adalah OGLE2005-BLG-390L, nama ini diberikan karena ditemukan oleh “The Optical Gravitational Lensing Experiment” (OGLE).

Dunia laut

Nancy, seorang pakar astrobiologi di NASA Goddard Space Flight Center mengatakan, “Kami telah menemukan planet samudra versi es di tata surya, misalnya Europa (Satelit keenam dari planet Jupiter) dan Enceladus (Satelit alami Saturnus). Mungkin dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi di masa mendatang,  kita akan melihat dunia laut yang sebenarnya di exoplanet.”

Planet hutan belantara

Dalam film “Star Wars: Episode VI – Return of the Jedi” tampak satelit “Endor” yang memenuhi hutan belantara : Sementara di “Star Wars” – The Force Awakens” tampak planet hutan “Takodana”. Para ahli astrobiologi percaya bahwa di exoplanet, tanaman mungkin dapat berevolusi menjadi aneka warna yang tidak sama.

The European Southern Observatory –ESO mengatakan telah menemukan sebuah exoplanet disekitar Proxima Centauri (Kecuali matahari) pada bintang terdekat dari Bumi, Proxima Centauri b. Exoplanet ini hanya sekitar 4 tahun cahaya jaraknya dari Bumi, berputar mengelilingi sebuah bintang cebol redup.

Proxima Centauri adalah bintang cebol merah, energi radiasi yang dipancarkannya terutama terkonsentrasi di jalur gelombang inframerah, dan secara perbandingan, energi radiasi matahari dengan massa yang lebih besar dan terang terutama terkonsentrasi di jalur gelombang cahaya tampak.

Dalam beberapa tahun ke depan, diperkirakan akan meluncurkan wahana antariksa generasi baru, yang akan mengeksplorasi lebih lanjut terhadap exoplanet yang berputra mengeliingi bintang lainnya. “Transiting Exoplanet Survey Satellite” (TESS) dan James Webb Space Telescope (JWST) yang akan diluncurkan NASA akan mencoba untuk menyelidiki komposisi atmosfer exoplanet.

Pada pertengahan tahun 2020-an, Amerika Serikat akan meluncurkan “Wide Field Infrared Survey Telescope” (WFIRST), yang dapat secara langsung mengambil gambar exoplanet yang berputar mengitari bintang lainnya. (Secretchina/Chen Gang/joni/rmat)

Share

Video Popular