Praktek pengobatan telah berlangsung selama ribuan tahun, dan ada alasan yang bagus mengapa mereka menyebutnya praktek: karena kita masih berusaha keras untuk membuat pengobatan berjalan dengan tepat. Ahli medis yang terlatih bahkan bergantung pada peralatan, bersama dengan intuisi serta pengalamannya, untuk membuat suatu diagnosa penyakit . Tubuh dan pikiran manusia memang sangat kompleks, namun kita diharuskan untuk bisa memahami hal itu, dunia medis melakukan yang terbaik untuk bisa memahami tubuh dan pikiran manusia.

Jadi, tidak heran jika beberapa penyakit medis salah didiagnosa atau tidak terdiagnosa. Tes serta metode diagnostik yang tidak akurat 100%, pasien yang tidak memberi seluruh informasi kepada praktisi medis, dan penolakan mencari perawatan karena ketidak percayaan terhadap sistem medis, adalah beberapa alasan pasien salah didiagnosa atau bahkan tidak terdiagnosa sama sekali.

Berikut adalah lima penyakit yang seringkali termasuk kategori itu. Jika Anda yakin mempunyai beberapa masalah kesehatan berikut ini, lakukan beberapa penelitian tambahan sendiri dari sumber yang terpercaya. Kemudian bicaralah dengan praktisi kesehatan yang handal tentang kekhawatiran dan pertanyaan Anda. Akan berbeda jauh artinya antara salah diagnosa, tidak didiagnosa, dan diagnosa yang tepat.

Disfungsi kelenjar tiroid

Lebih dari 12 % warga AS yang menderita penyakit kelenjar tiroid dalam hidup mereka, dan hal itu kemungkinannya lima sampai delapan kali lebih besar terjadi pada wanita daripada pria. Yayasan Tiroid Amerika melaporkan bahwa penyebab disfungsi kelenjar tiroid sebagian besar tidak diketahui, yang menjadi alasan mengapa diperkirakan ada sampai 60 persen dari sekitar 20 juta penduduk Amerika menderita penyakit tiroid yang bahkan mereka sendiri tidak tahu telah mengidap penyakit tersebut; mereka bisa saja salah didiagnosa atau bahkan tidak terdiagnosa sama sekali. Sebuah diagnosa yang salah bisa menjadi masalah karena hal itu bisa membawa risiko osteoporosis, kemandulan, atau penyakit kardiovaskular. Wanita hamil yang tidak terdiagnosa ataupun salah mendapatkan perawatan, mempunyai risiko lebih besar pada kelahiran prematur, keguguran, dan melahirkan anak dengan masalah perkembangan yang parah.

Satu alasan besar mengapa disfungsi tiroid menjadi salah ataupun tidak terdiagnosa, adalah karena terlalu banyak dokter yang hanya bergantung pada TSH (thyroid stimulating hormone), daripada menjalankan tes lengkap kelenjar gondok. Ketika pasien menunjukkan gejala-gejala yang tidak menunjukkan gejala penyakit tiroid dan mendapatkan kembali hasil tes dengan nilai normal, seringkali mereka tidak diberi resep obat dan tidak dinyatakan menderita penyakit tiroid. Menurut Lorna Vanderhaeghe, seorang ahli kesehatan wanita dan pendiri Lorna Vanderhaeghe Health Solution, hasil TSH dibawah 2 mIu/L dianggap normal, dan semua yang di atas angka 2 dianggap rendah (artinya tidak mengidap penyakit tiroid).

Tes untuk disfungsi tiroid seharusnya termasuk tes TSH, free T3, free T4, reverse T3, antibodi tiroid peroksida, dan antiobodi tiroglobulin, serta pemeriksaan fisik yang lengkap, riwayat kesehatan keluarga, dan riwayat kesehatan pribadi. Semua informasi ini bisa membantu dokter Anda untuk mengidentifikasi dengan lebih akurat akan hipotiroid dan penyakit Hashimoto, sebuah penyakit autoimun yang menjadi penyebab utama hipotiroidisme.

Kekurangan vitamin D

Kebanyakan orang di dunia mengalami kekurangan ataupun tidak memiliki vitamin D dalam jumlah yang cukup, dan jumlahnya yang aktual bergantung pada banyak faktor, termasuk usia, tempat tinggal, waktu tertentu dalam satu tahun, dan ras. Gejala-gejala kekurangan vitamin D antara lain, nyeri tulang dan lemah, namun banyak juga gejala lain yang kurang jelas, seperti kram otot, kelelahan, konstipasi, nyeri sendi, penambahan berat badan, konsentrasi yang buruk, kualitas tidur yang buruk, dan sakit kepala.

Mungkin yang lebih penting lagi, bahwa kekurangan vitamin D dapat berhubungan dengan konsekuensi masalah kesehatan yang serius, termasuk kanker, multiple sklerosis, obesitas, risiko kematian yang meningkat dari penyakit kardiovaskular, depresi, risiko yang lebih tinggi akan diabetes tipe-2, pelemahan kognitif pada orang dewasa yang lebih tua, infeksi pernapasan, sesak napas saat tidur, peradangan, dan asma yang parah pada anak-anak. Bahkan jika Anda memperoleh 15 sampai 20 menit sinar Matahari langsung selama tiga atau empat hari dalam seminggu dan mengonsumsi suplemen vita-min D, Anda masih mungkin mengalami kekurangan vitamin D.

Minta dokter Anda untuk menjalankan sebuah tes darah yang sederhana untuk menentukan tingkat vitamin D di tubuh Anda. Para ahli tidak setuju pada ketetapan akan kadar normal vitamin D dalam darah; jumlah yang cukup mempunyai rentang lebih besar dari 20 ng/mL (Food and Nutrition Board) ke 30 sampai 100 ng/mL (Endocrine Society) dan 40 sampai 80 ng/mL (Vitamin D Council). Banyak profesional di bidang kesehatan yakin bahwa persentasi pada rentang jarak yang lebih besar adalah yang terbaik.

Kelelahan adrenal

Jika Anda menjalani hidup dengan mengalami kelelahan kronis dan memerlukan kopi ataupun stimulan untuk membuat Anda bisa beraktivitas, mungkin Anda mengalami kelelahan adrenal, sebuah sindrom yang timbul ketika kelenjar adrenal berfungsi pada tingkat yang tidak normal. Dua alasan besar kelelahan adrenal seringkali tidak didiagnosa adalah karena karakteristik dari gejalanya yang bisa dihubungkan dengan puluhan penyakit lain, serta satu lagi adalah karena pengobatan konvensional yang bahkan tidak mengenali hal tersebut sebagai sebuah sindrom yang berbeda. Karena itu, adalah perlu untuk menemukan seorang dokter yang akrab dengan kelelahan adrenal dan mau melakukan tes yang diperlukan untuk mengidentifikasinya, yang mana termasuk tes darah dan urin, juga tes stimulasi khusus yang bisa mengidentifikasi kurangnya hormon adrenalin yang rendah. Beberapa tanda dan gejala lain akan kekurangan adrenalin adalah terbangun pada jam 3 malam (dan Anda terjaga disepanjang hari), badan yang sakit, tekanan darah rendah, rambut rontok, emosi berlebihan (dan Anda tidak bisa menangani stres dengan baik) perubahan warna kulit (hiperpigmentasi), kepala pusing, mencari makanan rasa asin, dan hilangnya berat badan yang tidak dapat dijelaskan.

Karena kita mengalami stres paling parah, kita bisa membantu kelenjar adrenal dengan mengonsumsi suplemen harian. Mohon diingat ketika mengonsumsi suplemen adrenal, mulailah dengan dosis rendah dan perlahan-lahan tingkatkan dosis Anda sampai sesuai dengan dosis yang tertulis pada botol suplemen tersebut.

Dominansi estrogen

Istilah dominansi estrogen (kelebihan estrogen) bisa membuat salah paham, jadi mari kita perjelas hal itu lebih dulu. Dominansi estrogen adalah tentang perbandingan antara estrogen dengan progesteron. Seorang wanita bisa memiliki tingkat estrogen yang terlalu rendah, normal, ataupun terlalu tinggi dan disebut mengalami dominansi estrogen jika dia mempunyai sangat sedikit ataupun tidak sama sekali progesteron sebagai penyeimbang.

Sekali Anda telah melihat lusinan gejala yang terkait dengan dominansi estrogen, juga beberapa daftar kondisi yang bisa mengakibatkan hormon ini tidak seimbang, mudah untuk mengenali mengapa para dokter mungkin meleset diagnosanya. Faktanya, dominansi estrogen dan kelelahan adrenal mempunyai banyak kemiripan. Menurut Lorna Vanderhaeghe, gejala-gejalanya antara lain:

  •  Dorongan seks berkurang
  • Hormon tiroid rendah (hipotiroid)
  • Kadar progesteron berkurang
  • Jerawat
  • Sel-sel tumbuh tanpa kendali yang menyebabkan: kista, polip, fibroid, payudara polikistik, dll.
  • Penambahan berat badan (khususnya lemak di perut), dan sulit menurunkan berat badan
  • Masa haid yang berat
  • Sakit kepala migrain
  • Selulit yang semakin memburuk
  • Dada yang lembek
  • Masa puber lebih awal
  • Peradangan

Cukup banyak jika disebutkan!

Sayangnya Anda tidak bisa melakukan pengujian untuk dominansi estrogen pada darah. Namun pengujian air liur atau urin bisa. Mengulang dua kali pengujian hormon progesteron, testosteron, estrogen (estradiol), DHEA, dan dua hormon pituitaris (hormon lutein dan hormon perangsang folikel) pada beberapa waktu yang berbeda bisa memberitahu kadar estrogen jika masih mengalami masalah pada siklus menstruasi. Jika Anda sudah pada masa menopause, berarti satu tes sudah cukup. Kekurangan tes ini adalah harga yang mahal. Namun sungguh, jika Anda mengalami dominansi estrogen tubuh Anda akan memberitahu dengan cara seperti dalam daftar efek samping di atas.

Adalah penting bagi wanita untuk membantu mencegah atau mengekang dominansi estrogen dengan menghindari xenoestrogen yang ada pada lingkungan. Xenoestrogen larut dalam lemak, substansi mirip estrogen yang tidak bisa terurai secara alamiah, yang ditemukan pada kosmetik dan produk-produk perawatan diri (paraben dan pthalates), deterjen, pestisida, styrofoam, bahan kimia cuci kering, penyegar udara, wangi-wangian buatan, dan bahkan spermisida. Semua itu terakumulasi dalam jaringan lemak kita dan semakin lama bahan-bahan tersebut berada di sana, akan semakin buruk kerusakan yang bisa terjadi.

Sklerosis ganda

Mendiagnosa sklerosis ganda (multiple sclerosis) adalah tantangan besar karena tidak ada tes yang spesifik untuk mengidentifikasi penyakit neurologis ini, dan penyakit ini berbagi banyak gejala dengan penyakit-penyakit lain. Menurut tim riset di Oregon Health & Science University, bahkan satu tes yang sangat membantu dalam diagnosa ini malah bisa berperan dalam terjadinya kesalahan diagnosa, yaitu: scan magnetic resonance imaging (MRI). Para ahli mengklaim bahwa para dokter terlalu bergantung pada hasil pemindai ini, dan hal ini bisa menyebabkan salah diagnosa dan menyebabkan seseorang mendapat resep obat untuk penyakit yang tidak mereka derita, dan pada saat yang sama membuat kesehatan mereka berisiko.

Diantara banyak penyakit lain yang berbagi gejala umum dengan penyakit sklerosis ganda, antara lain adalah adalah penyakit lyme, multiple infark lacunar, neuromyelitis optica, fibromyalgia, kekurangan vitamin B12, dan sifilis. Beberapa gejalanya adalah kelelahan, pandangan kabur, sakit mata, sakit punggung, kepala pusing, kurang koordinasi anggota tubuh, kelelahan otot, tidak tahan suhu panas, dan tremor. Seorang ahli diagnosa yang sudah akrab dengan sklerosis ganda dan penyakit saraf lain adalah teman terbaik Anda dalam melakukan diagnosa MS yang akurat.

Selalu bicarakan dengan perawat kesehatan tentang gejala yang Anda alami, dan lakukan pekerjaan rumah Anda sebelum bertemu dengan mereka. Praktisi kesehatan yang baik akan terbuka untuk mendengar apa yang telah Anda sendiri riset, dan mereka akan mendengarkan dengan seksama pada apa yang harus Anda katakan. (Epochtimes/Jls/Yant)

Share

Video Popular