Oleh: Xu Ru

Ilmu pengetahuan tidak mampu menjelaskan

Perihal jenazah ibu tua Zhou Fengchen yang tidak membusuk, pada waktu itu telah menimbulkan perhatian yang luas, termasuk oleh Qian Xuesen, ilmuwan kondang Tiongkok yang sedang melakukan penelitian mengenai ilmu tubuh manusia. Namun, dari hasil penelitian secara umum, misteri itu masih belum terpecahkan.

Menurut yang diungkap oleh Li Shen, mantan kepala Departemen Kesehatan Logistik Kepolisian Pusat, pada 16 November 1993 ketika staf medis rumah sakit pusat melakukan pengukuran ECG (Electro Cardio Graphy) pada ibu tua tersebut menemukan bahwa gelombang ECGnya tidak seperti gelombang ECG jenazah manusia biasa yang berbentuk sebuah garis lurus.

ECG pada kertas grafis terekam serangkaian kurva lemah yang teratur, bahkan setiap selang waktu tertentu terdapat gelombang kecil yang padat.

Para ahli menggunakan metode yang sama mengulangi pengukuran di atas pada kayu yang isolatif serta logam yang konduktif, hasilnya semua menunjukkan sebuah garis lurus. Ketika memeriksa kulit di seluruh tubuh, kulitnya utuh, bagian tubuh atas dan empat anggota tubuh berbentuk laiknya lilin transparan berwarna ungu tua dan agak kenyal, perut bagian bawah kulitnya berwarna kuning muda, pada dahinya masih sedikit mengeluarkan rembesan berminyak.

Peneliti dari Perguruan Tinggi Pengobatan Tiongkok Tradisional Yunnan setelah mengamatinya beranggapan, ”Medan biologi ibu tua ini masih aktif. Dengan kuat telah membuktikan teori penyatuan body and spirit, yakni pandangan bahwa mendapatkan energi vital akan hidup, kehilangan energi vital akan mati, hal mana mempunyai nilai yang tak terhingga bagi riset lebih lanjut ilmu pengetahuan tubuh manusia.”

Pada 15 November 1977, para konsultan ahli yang bersangkutan dari Departemen Kesehatan Logistik Kepolisian dan Bagian Medis Rumah Sakit Pusat Kepolisian sekali lagi mengadakan pemeriksaan gabungan, kutipan laporannya sebagai berikut:

Bagian kepala dan wajah: rambut abu-abu putih dan jarang, rona wajah agak abu-abu kehitaman, tengah-tengah dahi terlihat berminyak, berdiameter 3 cm. Di bawah sinar lampu sedikit mengkilat, diusap kapas agak lengket berminyak (diperkirakan, hal ini karena pada hari ke 6 setelah kematiannya cucu bungsu ibu tua Yang Xueshun ketika membasuh wajahnya, tanpa disengaja telah melukai kulit dahi). Kelopak kedua mata kendur, keras, tidak kenyal, dua bola mata ambles, alis dan bulu mata terlihat jelas.

Leher: kulit mengeras tidak menunjukkan elastisitas, persendian leher tidak menunjukkan aktifitas, bagian leher berwarna coklat kekuningan. Berbagai bagian tubuh termasuk bagian punggung ketika disentuh rata-rata terasa berminyak.

Aroma: tidak terdapat bau pembusukan, hanya terdapat aroma minyak.

Dalam laporan pemeriksaan terdapat catatan rinci mengenai pemeriksaan jenazah pada bagian dada, bagian perut, sepasang tangan, sepasang kaki dan persendian.

Pada 2006, pada pemeriksaan baru telah ditemukan, bahwa sel-sel ibu tua telah membeku sebelum meninggal, sedangkan pada orang biasa setelah meninggal dunia umumnya sel-sel tubuh baru berhenti membelah diri dan membusuk. (pur/whs/rmat)

BERSAMBUNG

Share

Video Popular