JAKARTA – Kapal zahro express yang membawa ratusan penumpang terbakar di tengah lautan Minggu (1/1/2017) pukul 08.45 WIB. Kapal ini terbakar pada 1 mil sebelah Barat Muara Angke saat membawa penumpang yang sebagian besar akan berwisata ke Pulau Tidung, Kepulauan Seribu.

“Saat ini kapal sudah berhasil ditarik oleh Kapal Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) di pelabuhan Muara Angke. Kondisi kapal gosong dan rusak berat,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas, BNPB, Sutopo Purwo Nugroho ketika dikonfirmasi wartawan.

Laporan sementara dari Pusdalops BPBD DKI Jakarta yang dikirimkan ke Posko BNPB bahwa dampak dari kebakaran kapal adalah 2 orang meninggal dunia, 17 orang luka-luka, 17 orang hilang, dan 194 orang selamat. Korban meninggal dan luka dibawa ke rumah sakit.

Kapal Zahro Express saat ditarik ke dermmaga Muara Angke (Dokumentasi Kantor SAR Jakarta/BPBD/BNPB)

Korban meninggal dunia dan luka-luka masih di Rumah Sakit Atmajaya. Korban selamat dikumpulkan di Gedung Utama Pelabuhan Muara Angke Jakarta Utara. Berdasarkan laporan sementara jumlah korban meninggal dunia bertambah. Namun Pusdalops masih melakukan verfikasi. Data resmi akan disampaikan berikutnya.

Tim SAR dari Basarnas, Dinas Penanggulangan Kebakaran DKI, Polri, BPBD DKI Jakarta, Kementerian Kesehatan, TNI, Dinas Kesehatan  PMI, SKPD,  relawan dan lainnya masih melakukan evakuasi dan penanganan korban. Penyebab kebakaran kapal dan jumlah penumpang secara pasti masih dilakukan penyelidikan petugas dan pendataan masih dilakukan. (asr)

Share

Video Popular