JAKARTA – Tak ada manifes resmi yang terdata terkait penumpang kapal Zahro Express yang terbakar di tengah lautan pada Minggu (1/1/2017) tak bisa disebutkan secara resmi jumlah penumpang.

Diperkirakan penumpang dipersilakan untuk naik, meski pun tak terdata dalam manifes penumpang. Namun demkian jumlah penumpang diperkirakan oleh Tim Rescue SAR Jakarta berjumlah 247 orang.

“Saat itu kapal sedang dalam pelayaran dari Kali Adem (Muara Angke) menuju Pulau Tidung (Kepulauan Seribu) dengan membawa 247 penumpang dan 6 orang awak kapal,” demikian dalam pemberitaan resmi situs Basarnas.go.id.

Pada peristiwa ini, tim rescue Kantor SAR Jakarta bersama dengan unsur SAR yang lain melakukan evakuasi terhadap korban kebakaran Kapal Zahro Express. Kapal jenis fiber dan kayu ini  terbakar di sekitar kurang lebih 1 Notical Mil Kali Adem, Perairan Teluk Jakarta.

Awalnya, kejadian dilaporkan oleh Pusdalops BPBD Jakarta kepada Kantor SAR Jakarta pada Pukul 10.15 WIB. Seelanjutnya, pukul 10.30 WIB Kantor SAR Jakarta memberangkatkan RIB 12 Meter menuju lokasi kejadian.

Sesampainya di lokasi kejadian Tim Rescue Kantor SAR Jakarta, membantu melakukan evakuasi terhadap korban. Evakuasi dilakukan bersama dengan Crew Kapal Negara 224 Jakarta, Satpol Air Polres Kepulauan Seribu, Satpol Air Polres Kepulauan Seribu, Kapal Negara 335 KPLP, Damkar Kota Jakarta Utara, Damkar Kepulauan Seribu, PMI Jakarta Utara dan Dinas Perhubungan Kepulauan Seribu.

Sementara Pusdalops BPBD DKI Jakarta telah melaporkan korban sementara kebakaran kapal Zahro Express di Muara Angke menjadi 23 orang meninggal dunia, 17 orang luka-luka, 17 orang hilang dan 194 orang selamat. (asr)

Share

Video Popular