Honda Motor Berhasil Mengembangkan Teknologi ‘Riding Assist’

613
Dengan teknologi Riding Assist yang dikembangkan Perusahaan Honda Jepang, keseimbangan dalam mengendarai motor lebih terjamin. (video screenshot)

 

Oleh Chen Juncun

Dalam pameran ‘Consumer Electronics Show 2017’ yang baru digelar di AS, perusahaan Honda Jepang memamerkan motor hasil pengembangan teknologi baru mereka yang  mampu secara otomatis menjaga keseimbangan sehingga sangat membantu pengendaranya bila sedang melaju dalam kecepatan rendah.

Bahkan ketika pengendaranya tidak memegang stang setir pun motor tidak akan terguling. Motor tersebut juga bisa diajak jalan-jalan oleh pengendaranya alias berjalan mengikuti di belakang pengendaranya yang berjalan kaki.

Teknologi Riding Assist yang sedang dikembangkan perusahaan Honda Motor berbeda dengan cara kerja giroskop tradisional karena giroskop dianggap akan menambah berat motor.

Ketika motor berjalan dengan kecepatan lebih rendah dari 4.8 km per jam yang memang akan mempersulit pengendaranya dalam menjaga keseimbangan, maka Riding Assist akan sangat bermanfaat.

Pada saat itu, melalui struktur garpu pengembangan baru, jarak sumbu antar roda (wheelbase) akan memanjang, membuat pusat berat kendaraan menurun ke bawah agar  stabilitas tetap terjaga. Sistem kontrol untuk roda depan juga mampu mempertahankan keseimbangan dengan maupun tanpa pengendaranya.

Dari gambar hidup yang direkam perusahaan Honda dapat dilihat, ketika teksisi mengendarai motor tersebut dengan tanpa memegang stang setirnya, motor tetap berjalan dalam posisi tegak. Bahkan saat teknisi menyentuh bagian bawah lampu depan motor, motor pun langsung berjalan sendiri mengikuti langkah teknisi.

Jelas, Riding Assist selain membuat motor tetap berdiam dalam posisi tegak meskipun tanpa kaki penyangga, ia juga mampu membuat motor berjalan dengan stabilitas yang prima. Jika dalam pengembangannya nanti berhasil meningkatkan kecepatan kendaraan, maka teknologi tersebut mungkin akan menjadi pemimpin dalam pengembangan motor tanpa pengendara.

Perusahaan Honda sebelumnya menggunakan teknologi ini untuk alat transportasi dalam ruangan (Uni-Cub). Meskipun perusahaan belum mengumumkan kapan teknologi ini akan diterapkan untuk motor-motor komersial mereka, tetapi dengan melihat kesediaan perusahaan mengembangkan kendaraan seperti Uni-Cub, tampaknya teknologi tersebut juga akan diterapkan untuk kendaraan bermotor roda 2 komersial mereka.  (Sinatra/rmat)