Banyak orang yang bertanya, bagaimana cara mencegah dan membasmi nyamuk, terutama nyamuk pembawa malaria.

Seperti kita ketahui, nyamuk pembawa malaria, adalah salah satu pembunuh terbesar di dunia.

Sebuah cara pemberantasan nyamuk dilakukan di Imperial College London, dengan campuran jus buah dan asam.

Insektisida ini dikembangkan oleh dua orang peneliti, dan dianggap merupakan solusi yang murah, serta berteknologi sederhana. Profesor Yossef Schlein dari Universitas Ibrani Yerusalem menjelaskan.

“Ini dapat digunakan oleh masyarakat di desa Afrika, karena mereka memiliki, atau dapat menyiapkannya dari buah lokal, gula, dan menambahkan asam borat yang sangat murah.”

Substansi ini dinamai “Umpan Gula Beracun Atraktif”, atau ATSB, berasal dari penemuan bahwa nyamuk pembawa malaria menyukai beberapa jenis buah. Dengan menambahkan gula dan asam borat yang sekuat garam, ia akan menjadi umpan yang menggiurkan bagi sang nyamuk.

“Saya tidak tahu apakah ini akan menghilangkan malaria, tetapi akan berefek drastis pada jumlah nyamuk.”

Organisasi Kesehatan PBB berkata, nyamuk Anopheles adalah penyebab lebih dari satu juta kematian di tahun 2008, kebanyakan adalah balita.

ATSB akan sangat efektif di daerah semi kering. Pertanyaan kita sekarang, mungkinkah cara ini bisa diterapkan di daerah di Indonesia seperti misalnya Papua? (erabaru.net/Dpr)

Share
Tag: Kategori: MISTERI SERBA SERBI

Video Popular