Fenomena astronomi yang spektakuler berupa ledakan bintang akan dapat disaksikan dengan mata telanjang pada 2022 kemudian, demikian prediksi ilmuwan terhadap sebuah supernova (ledakan bintang).

Bintang yang akan meledak jaraknya hanya 1.800 tahun cahaya jauhnya dari bumi, terletak di konstelasi Cygnus, adalah bintang ganda bernama KIC 9832227 yang akan mengalami tabrakan dan meledak. Di sana akan tampak cahaya bintang yang jauh lebih terang selaksa kali dari biasa, pada saat itu, kita bisa menyaksikan dengan mata telanjang sebuah bintang yang bersinar di angkasa malam.

“Itu adalah waktu ledakan supernova yang diprediksi untuk pertama kalinya,” jelas profesor Larry Molnar, seorang astronom di Calvin College, seperti dilansir dari National Public Radio U.S, Senin, (9/1/2017).

Bintang KIC 9832227 adalah sebuah supernova merah, yang akan muncul di konstelasi Cygnus pada 2021 ~ 2023 mendatang.

Dalam pertemuan American Astronomical Society di Texas baru-baru ini, Profesor Molnar mengatakan, mereka menemukan periode orbit dari sistem bintang ganda ini bertambah cepat secara bertahap, dan setelah mengesampingkan berbagai factor. Akhirnya disimpulkan dua bintang ini akan bertabrakan dan meledak.

Ilustrasi : (Kiri) Puing-puing dari ledakan supernova (ledakan bintang). Sisa ledakan yang indah dari supernova, padahal itu adalah penghancuran planet ekstrim keras yang pernah terjadi di sana. (Sumber: NASA)

Dalam pertemuan tersebut, Profesor Molnar mengatakan, “Akan terjadi sebuah perubahan yang signifikan di langit malam kita nantinya, dan semua orang dapat menyaksikannya dengan mata telanjang. Pada tahun 2023 nanti, Anda tidak perlu menggunakan teleskop dan akan tahu apakah yang saya katakan itu benar atau salah.”

Todd Hillwig, astronom dari Valparaiso University yang tidak terlibat dalam penelitian tersebut juga sependapat bahwa prediksi itu kemungkinanya benar. Dan menurutnya kemungkinan juga akan terjadi hal-hal lain, tapi menurut data pengamatan dari laporan profesor Molnar, besar kemungkinan terkait supernova.

Meskipun komunitas astronomi sering mengamati supernova ini, tetapi tidak pernah menemui suasana ledakan dalam jarak dekat seperti KIC 9832227. Setiap 10 tahun akan terjadi ledakan bintang dengan skala seperti ini di galaksi kita. Tapi supernova ini tidak biasa, karena jaraknya begitu dekat dan ekstrim terang, terlebih lagi ia adalah ledakan yang dapat kita prediksi untuk pertama kalinya.

Menurut penjelasan profesor Molnar, KIC 9832227 akan bersinar di langit malam selama enam bulan, kemudian perlahan-lahan akan redup, dan kecerahannya akan normal kembali 2 – 3 tahun kemudian. Meskipun prediksi itu benar, ledakan KIC 9832227 telah terjadi pada 1795 silam, tetapi karena jaraknya yang ekstrim jauh, jadi, baru bisa kita saksikan sampai tahun 2023.

Selain itu, profesor Molnar juga akan melakukan pengamatan spektral penuh terhadap KIC 9832227 menggunakan Very Large Array Telescope (VLA), Infrared Telescope Facility dan XMM Newton Space Telescope. (Epochtimes/Lin Yan/joni/rmat)

Share

Video Popular