Banyak orang sekarang ini ingin belajar cara membakar lemak tubuh dan menurunkan berat badan dengan cepat namun aman dan efektif. Maka, menggunakan minyak atsiri untuk menurunkan berat badan adalah salah satu pilihan terbaik.

Anda tidak akan mulai menggunakan minyak atsiri untuk kemudian mengalami penurunan berat badan sebanyak 10, 20 atau 25 kg. Namun minyak atsiri membantu tubuh mengurangi berat badan sebanyak beberapa kilogram dengan cara yang sehat.

Menurunkan berat badan dengan menggunakan 3 macam minyak atsiri

Sebenarnya ada tiga minyak atsiri utama yang benar-benar saya percaya dapat membantu tubuh menurunkan berat badan.

1. Minyak jeruk bali merah (grapefruit)

Minyak  jeruk Bali merah sangat mujarab untuk menurunkan berat badan karena bekerja dengan cara mengaktifkan enzim yang membantu tubuh memecah lemak coklat di dalam tubuh. Kita tahu bahwa jeruk Bali merah bermanfaat untuk menurunkan berat badan dan bahwa minyak esensial jeruk Bali merah berasal dari kulit jeruk Bali merah, yang sangat tinggi mengandung senyawa tertentu seperti D-limonen dan mendukung metabolisme serta membersihkan aliran kelenjar limfatik.

Ketika dioleskan sedikit pada kulit, minyak  jeruk Bali merah merupakan perangsang diuretik dan limfatik yang luar biasa. Ini adalah salah satu alasan mengapa minyak jeruk Bali merah terkandung di dalam banyak krim selulit dan campuran yang digunakan untuk menyikat dalam kondisi kering. Untuk alasan tersebut, minyak jeruk Bali merah adalah minyak nomor satu yang dapat membantu tubuh membakar lemak dan menurunkan berat badan karena minyak atsiri jeruk Bali merah mengaktifkan enzim di dalam air liur, yang membantu memecah lemak tubuh.

Ketika dicampur dengan minyak nilam, minyak jeruk Bali merah diketahui akan mengurangi ngidam dan kelaparan, yang membuatnya menjadi sarana yang hebat untuk menurunkan berat badan dengan cepat serta dengan cara yang sehat. Tambahkan beberapa tetes minyak  jeruk Bali merah ke dalam air minum, atau pijat dada dan pergelangan tangan dengan minyak  jeruk Bali merah ketika mengalami keinginan makan.

2. Minyak kayu manis

(Kazmulka / Shutterstock)

Minyak atsiri terbaik kedua untuk mendukung penurunan berat badan adalah minyak kayu manis. Minyak kayu manis telah terbukti dari waktu ke waktu mengatur kadar glukosa darah dan faktor toleransi glukosa di dalam tubuh. Untuk alasan tersebut, minyak kayu manis juga bermanfaat secara fantastis untuk penderita diabetes.

Minyak kayu manis membantu keseimbangan gula darah, yang dalam jangka panjang akan menurunkan berat badan dan mengurangi ngidam gula. Gula darah yang tidak stabil dapat menyebabkan makan secara berlebihan, energi yang rendah dan berat badan meningkat, tetapi dengan menambahkan minyak kayu manis pada buah, teh, gandum, makanan yang dipanggang atau smoothie akan memperlambat kecepatan pelepasan glukosa ke dalam darah.

3. Minyak jahe

(AS Food studio/Shutterstock)

Minyak atsiri ketiga yang mendukung tubuh dalam penurunan berat badan adalah minyak  jahe. Jahe juga berfungsi mengurangi ngidam gula dan membantu mengurangi peradangan di dalam tubuh. Minyak  jahe sangat penting dalam menurunkan berat badan, mengurangi peradangan, dan mendukung pencernaan dan penyerapan zat gizi.

Senyawa di dalam jahe disebut gingerol. Gingerol telah terbukti secara ilmiah untuk mengurangi peradangan penyebab penyakit di dalam usus dan secara keseluruhan meningkatkan penyerapan vitamin dan mineral yang dikonsumsi. Jika tubuh menyerap lebih banyak vitamin dan mineral, maka akan mendukung energi sel tubuh dan menurunkan berat badan.

Penelitian pada tahun 2013 yang diterbitkan dalam Jurnal Fisiolog dan Farmakologi India menyimpulkan bahwa minyak ahe bersifat antioksidan, anti-peradangan dan antinosiseptif secara bermakna. Antinosiseptif menghambat nosiseptor, yang berarti menghambat reseptor nyeri yang akan berikatan dengan mediator nyeri seperti prostaglandin, histamine, leukotrie, dan bradikinin. Setelah diterapi dengan minyak jahe selama satu bulan, kadar enzim dalam darah tikus meningkat. Dosis tersebut juga mengikat radikal bebas dan mengurangi peradangan akut secara bermakna.

Cara menggunakan minyak atsiri untuk menurunkan berat badan

Jadi jika Anda mencari minyak atsiri untuk menurunkan berat badan, gunakan minyak jeruk Bali merah, minyak kayu manis dan minyak jahe. Kadang Anda dapat mencampur ketiga minyak atsiri tersebut, atau digunakan secara tersendiri.

Anda dapat meneteskan satu tetes setiap minyak atsiri tersebut ke dalam air minum dan meminumnya, atau mengolesnya pada kulit. Jika Anda mengoleskan minyak atsiri pada kulit, disarankan Anda mengencerkannya lebih dahulu dengan minyak pembawa seperti minyak kelapa, terutama bila menggunakan minyak kayu manis. Atau salah satu cara adalah dengan menguapkannya sehingga uapnya menyebar di ruangan kantor atau rumah. Minyak atsiri beraroma kencang. Minyak atsiri akan mengaktifkan bagian tubuh untuk menurunkan berat badan.

Minyak atsiri telah digunakan selama lebih dari lima ribu tahun. Minyak atsiri adalah salah satu obat terampuh di dunia, namun minyak jeruk Bali merah, kayu manis dan jahe adalah minyak atsiri yang paling efektif untuk menurunkan berat badan.(Epochtimes/Josh Axe/Vivi)

Share

Video Popular