Barat Merangkul Budaya Tionghoa (3)

300
Ilustrasi. (theepochtimes.com)

Peminat Bahasa Mandarin Sangat Banyak di Luar Negeri

Aksara Tiongkok adalah media perantara kebudayaan Tiongkok dan eksis saling berdampingan dengan kebudayaan Tiongkok. Beberapa tahun terakhir, semakin banyak orang asing mulai belajar bahasa Mandarin karena ketertarikan mereka pada kebudayaan Tiongkok. Bagi mereka, walaupun belajar bahasa Mandarin sangat sulit, tapi juga sangat indah dan menarik.

International Cooperation Union memberitakan serangkaian pengalaman orang asing yang belajar bahasa Mandarin di Taiwan. Mariana Mayen yang berbahasa ibu Spanyol saat belajar bahasa Mandarin baru mendapati bahwa ternyata di dunia ini begitu banyak orang tidak tahu ada begitu banyak bahasa yang indah di dunia ini.

“Mandarin adalah bahasa yang memiliki makna yang sangat kaya, bersejarah, dan penuh seni,” kata Mayen.

Karena setiap aksara Mandarin memiliki banyak makna, pelafalan Mandarin juga merupakan teknik pelafalan yang sama sekali berbeda dengan bahasa lain, yang cukup menyulitkan bagi orang asing.

Bagi Mayen, hal yang sering membuatnya kikuk adalah pelafalan dan pengucapan yang sering salah, terutama banyak kosa kata yang pelafalannya terdengar sangat mirip. Begitu cara pengucapannya berubah sedikit maknanya pun berubah sama sekali.

Suatu kali saat istirahat seorang teman Mayen mencarinya.

“Saya bertanya pada guru apakah saya boleh pulang lebih awal, tapi teman saya itu dan guru saya terus menertawakan saya. Kemudian teman saya berkata pada saya agar lebih memperhatikan pengucapan. Teman saya menjelaskan, saya telah salah melafalkan kata ‘lao shi’ (guru) menjadi ‘lau shu’ (tikus),” kata Mayen.

“Bagaimana mungkin”, Mayen terheran-heran. Ia mengatakan, “Setelah teman saya memberitahu pelafalan yang benar, saya baru sadar, ternyata berbeda sedikit saja. Saya merasa sangat malu, ternyata selama ini di kelas saya selalu memanggil guru dengan sebutan ‘tikus’.”

Menurut Mayen, banyak sekali hal yang harus dipelajari dalam bahasa Mandarin, juga banyak pengalaman yang menantikan dirinya untuk dilalui. Selain orang asing, etnis Tionghoa di luar negeri juga berharap putra putri mereka bisa belajar bahasa Mandarin. Karena kebutuhan akan bahasa Mandarin begitu tinggi, beberapa tahun terakhir banyak sekolah di berbagai kota besar di banyak negara pun menyediakan pelajaran bahasa Mandarin.

Di negara yang banyak didiami oleh etnis Tionghoa seperti Malaysia, Amerika, Kanada, Australia, dan Inggris, bahkan mempunyai sekolah berbahasa Mandarin, yang merupakan salah satu jalur pendidikan penting bagi para generasi muda etnis Tionghoa untuk belajar bahasa Mandarin.

Kota Tucson di Arizona, AS, terdapat sekolah Sunrise Drive Elementary yang menyediakan pelajaran infiltrasi bahasa Mandarin yang disebut Chinese Immersion Programs yang kian lama kian diminati. Pelajaran tersebut membuat para pelajar semakin mudah memahami kebudayaan Tiongkok dan memupuk pemikiran kritis para pelajar. (Epoch Times/sud/whs/rmat)

SELESAI