Oleh: DR. Frank Tian, Xie

Congressional Executive Commission on China memublikasikan “Undang-Undang Ganti Rugi negara RRT” dalam versi bahasa Mandarin maupun Inggris. Undang-undang yang diloloskan pada 29 April 2010 ini dan diberlakukan mulai 1 Desember 2010 itu, pada pasal kedua disebutkan, instansi dan para aparat negara pada saat menjalankan tugasnya, jika terjadi pelanggaran hak terhadap rakyat, perusahaan dan juga organisasi lainnya, maka korban pelanggaran tersebut berhak mendapat ganti rugi dari negara sesuai dengan ketentuan ini.

Pada pasal ke-34 undang-undang tersebut dipastikan cara penghitungan biaya ganti rugi atas hak keselamatan jiwa dan kesehatan warga yang dirugikan. Ayat ke-3 disebutkan, “Jika mengakibatkan kematian, maka harus diberikan uang ganti rugi kematian, biaya pemakaman, dengan nilai setara dengan dua puluh kali lipat rata-rata gaji tahunan karyawan tahun sebelumnya. Bagi keluarga korban yang dinafkahi semasa hidupnya, harus diberikan biaya hidup.”

Jelas disini ganti rugi terhadap Lei Yang telah melampaui “dua puluh kail lipat” yang seharusnya, karena Lei Yang yang terakhir bekerja di China Circular Economy Association sebagai kepala Ecological Civilizatibon Center di tempat tersebut, gaji tahunannya seharusnya tidak akan lebih dari RMB 600.000 (116 juta rupiah).

Jika kasus Lei Yang diselesaikan secara damai di luar pengadilan, dengan ganti rugi, lalu bagaimana dengan kasus salah vonis, kasus tidak adil serta berbagai kasus tidak lazim lainnya?

Selama lebih dari 60 tahun PKT berkuasa, mulai dari pembersihan berbagai kalangan yang menentangnya (1949-1965), Revolusi Kebudayaan (1966-1976), penindasan di Lapangan Tiananmen (1989), penindasan Falun Gong (1999 hingga sekarang), perampasan organ tubuh (masih berlangsung), berapa banyak kasus ketidak-adilan yang dialami oleh rakyat Tiongkok yang menjadi korban kekejaman PKT?

80 juta orang! Sampai saat ini, menurut perkiraan pihak luar, jumlah warga yang mengajukan petisi antara 10 hingga 20 juta orang dan setiap tahun yang pergi ke Beijing untuk mengajukan petisi sebanyak 500.000 hingga satu juta orang!

Bagaimana memberikan ganti rugi kepada warga 20 juta orang itu? Terhadap 80 juta jiwa, bagaimana diberikan ganti rugi? Praktisi Falun Gong yang telah dirampas organ tubuhnya, dan dibakar mayatnya untuk menghilangkan jejak, bagaimana memberikan ganti rugi pada keluarga mereka?

Kerabat dan keturunan para korban sebanyak 80 juta orang itu bisa menuntut untuk diberikan ganti rugi. Jika setiap orang diberikan ganti rugi RMB 12 juta, atau setara dengan USD 2 juta, maka ganti rugi bagi 80 juta orang korban itu adalah RMB 960 trilyun, atau sekitar USD 160 trilyun (1.854.435 triliun rupiah)!

Mampukah PKT menggunakan kas negara untuk membayar ganti rugi? Apakah masyarakat Tiongkok bisa mengijinkannya? Mengapa diijinkan menggunakan kas negara yang merupakan hasil keringat rakyat untuk menebus kesalahan partai komunis Tiongkok? Mengapa seluruh rakyat Tiongkok harus ikut menanggung akibat dari kejahatan yang dilakukan oleh PKT?

Jika seluruh kesalahan dan ganti rugi sepenuhnya dilimpahkan pada PKT dan para anggotanya, jika RMB 960 trilyun itu dibebankan kepada 80 juta orang anggota PKT, maka setiap anggota PKT harus menanggung RMB 12 juta (23 miliar rupiah), setara dengan setiap orang anggota PKT merogoh kocek sendiri untuk mengganti rugi satu orang Lei Yang! Bisakah dibayangkan seberapa besar nilai uang RMB 960 trilyun atau USD 160 trilyun itu (1.854.435 triliun rupiah)?

Perlu diketahui, total PDB seluruh negara di dunia hanya USD 80 trilyun setiap tahunnya! Bayangkan betapa besar dan beratnya kejahatan PKT, bahkan tidak bisa diukur dengan uang, tapi jika harus diukur dengan uang, angka ini sangat menakutkan.

Hikmah yang didapat dari kasus Lei Yang adalah, sekarang PKT sangat takut pada rakyat, PKT berusaha menggunakan uang untuk menenangkan rakyat. Namun masih memungkinkan memberikan ganti rugi pada satu orang Lei Yang, bagaimana dengan memberi ganti rugi kepada 1.000 orang, 10.000 orang Lei Yang? Kepada 10 juta korban?

Dari sudut pandang ganti rugi oleh negara, menuntut pertanggung jawaban dari PKT, apabila rakyat Tiongkok memaksa PKT memberi ganti rugi dan membuat ekonomi pemerintahan bangkrut maka PKT akan runtuh dengan sendirinya. (sud/whs/rmat)

SELESAI

Share

Video Popular