Ditemukan Kota yang Hilang pada Abad Pertengahan di Hutan Kamboja

817
Mahendraparvata, kota yang hilang abad pertengahan kembali ditemukan di hutan Kamboja. (Internet)

Dengan menggunakan teknologi laser dari atas udara, para arkeolog menemukan kembali sebuah kota dari abad pertengahan yang sempat hilang 1200 tahun silam.

Di dalam kota yang bernama Mahendraparvata, terdapat sejumlah kuil yang terlindungi oleh lebatnya hutan selama berabad-abad.

Tim ekspedisi menggunakan sebuah alat bernama Lidar yang digantungkan di helikopter, memindai kawasan pegunungan di sebelah utara Angkor Wat selama tujuh hari. Data yang didapatkan sesuai dengan hasil penelitian di permukaan yang dilakukan para arkeolog selama bertahun-tahun.

Kota yang hilang abad pertengahan kembali ditemukan di hutan Kamboja. (Internet)

Alhasil penelitian yang dipimpin oleh Jean-Baptiste Chevance itu menemukan Mahendraparvata, kota yang diperkirakan membangun Kekaisaran Angkor pada 802 setelah Masehi. Navigasi berbasis satelit yang diperoleh dari data yang dikumpulkan Lidar, tim ekspedisi menemukan 24 kuil yang sebelumnya tidak ditemukan dan bukti adanya kanal kuno, tanggul serta jalan di kawasan tersebut.

Angkor pada masanya adalah kota praindustri terbesar di dunia dan kini menjadi salah satu keajaiban dunia. Kota itu dibangun dari awal sampai pertengahan tahun 1100 oleh Raja Suryavarman II, di puncak kekuasaan politik dan militer Khmer.

Sementara itu Damian Evans, Direktur pusat riset arkeologi University of Sydney, yang berperan utama dalam pengembangan teknologi Lidar mengatakan bahwa luas kota Mahendraparvata belum bisa dipastikan. Sejauh ini ekspedisi mereka baru mengungkap sebagian kecil dari kota itu

“Mungkin yang baru kita lihat hanya pusat kota, jadi masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan untuk mengungkap seluruh peradaban ini,” kata Evans. (Secretchina/Ye Yu Huan/joni/rmat)