Dahulu kala di India, ada sebuah legenda mengenai Tupai yang gagah berani. Di dalam hutan rimba yang besar terdapat banyak binatang kecil. Binatang-binatang kecil ini hidup dengan damai dan bahagia.

Karena hutan ini sangat lebat, jarang terjadi hal-hal yang menakutkan. Walaupun terkadang ada beberapa binatang buas masuk ke dalam hutan, binatang-binatang kecil akan menghindar sehingga mereka tidak pernah dimangsa oleh binatang buas. Mereka akan hidup dengan damai sampai tua dan mati.

Tetapi pada suatu hari, dari langit muncul petir yang menyambar ke segala penjuru. Petir menyambar sebuah pohon yang paling besar yang ada di hutan, menyebabkan pohon besar ini terbakar.

Api sangat besar menyebabkan hutan terbakar. Banyak pohon dan ranting kering membuat api semakin besar. Semua binatang kecil di dalam hutan terancam nyawanya.

Mereka semua lari kocar kacir ke luar dari hutan. Mereka tidak tahu setelah terjadi kebakaran hutan, di sekeliling hutan binatang buas sedang menunggu mangsa yaitu binatang kecil yang lari keluar dari dalam hutan untuk dijadikan santapan mereka.

Di dalam hutan ini hanya ada seekor tupai yang tidak sama dengan binatang kecil yang lain. Dia tidak lari ke luar dari hutan, dia malah lari menembus kobaran api, lari ke tengah hutan.

Di tengah hutan ada sebuah kolam yang airnya hampir kering karena kebakaran ini. Tupai kecil mencelupkan badannya yang kurus kecil ke dalam air kolam yang tinggal sedikit, lalu dengan sekuat tenaga dia lari kembali ke tengah hutan yang terbakar.

Dengan segenap kemampuan, ia mengibas-ngibaskan badannya, memercikan air di badannya ke tengah api, bermaksud memadamkan api.

Pada saat ini, seorang dewa yang turun dari langit menjelma menjadi seorang kakek tua mendekati tupai ini, lalu berkata :”Anakku, apakah engkau tidak tahu? Dengan caramu yang demikian susah payah sama sekali tidak mungkin bisa memadamkan api yang begitu besar.”

Pada saat ini, ekor tupai yang panjang dan cantik sudah terbakar di tiga tempat. Lukanya berwarna hitam. Tetapi tupai ini masih dengan sekuat tenaga mengibas-ngibaskan air di tubuhnya ke kobaran api.

Dalam kesibukannya, dia menjawab pertanyaan kakek ini: ”Mungkin hanya dengan tenaga saya yang kecil ini tidak bisa memadamkan kobaran api, tetapi saya yakin dengan tekad saya, paling tidak bisa menyelamatkan binatang-binatang kecil yang terjebak dalam api!

Atau mungkin, karena kegigihan saya, bisa membuat para dewa di langit menjadi terharu sehingga bisa turun hujan yang deras dan memadamkan api ini….”

Ketika berkata demikian, dia mendengar kakek tua di sebelahnya tertawa dengan keras. Keadaan di sekeliling tupai kecil seketika menjadi sejuk. Api besar dengan segera padam.

Dewa mengulurkan tangannya menyentuh ekor tupai yang terluka. Tiga tempat luka yang berwarna hitam berubah menjadi bunga yang cantik. Demikianlah asal mula tupai berekor bunga cantik yang terdapat di India.

Kita tahu, kemampuan tupai kecil ini sangat terbatas. Tetapi karena keyakinannya yang kuat serta kegigihannya, membuat dewa di langit menjadi terharu, sehingga segera memadamkan api besar.

Saya harap di dalam kehidupan ini, kita bisa menjadi seorang yang mempunyai keyakinan, kegigihan serta keberanian yang besar seperti tupai kecil ini. (erabaru.net/Art/Dpr)

Share
Kategori: Uncategorized

Video Popular