Air Sumur dan Air Sungai

495
air sungai
Ilustrasi.

Alkisah dahulu kala, entah kapan kejadiannya, air sumur tiba-tiba bertemu dengan air sungai. Air sumur merasa sangat aneh, lalu bertanya : Hei! Siapa kau?”

Sungai menjawab : “Saya air sungai! Siapapun tahu siapa aku. Lalu kau siapa ?” Tanya air sungai.

“Saya air sumur,” jawabnya. “Aneh juga ya, sudah ada kita air sumur, lalu untuk apa kalian air sungai ?” Mendengar gerutu air sumur, lalu sungai membalasnya : “Kalau tidak ada kami – air sungai, maka segala makhluk tidak bisa bertahan hidup, ada banyak makhluk hidup di sungai, ikan-ikan yang tak terhitung jumlahnya dan segalanya yang diperlukan untuk hidup. Lalu apa gunanya kalian air sumur ?Tidak ada kalian juga dunia tetap makmur sejahtera.”

Mendengar itu, air sumur lalu berkata : “Apa kalian bisa mengalir ke setiap sudut di dunia ? Kami (air sumur) bisa. Tidak peduli dimana pun, cukup satu sumur mampu memenuhi hidup yang dibutuhkan orang-orang, dan tidak akan pernah habis. Tidak ada kalian (sungai) juga hidup tetap akan berlanjut.”

Kebetulan saat itu, seorang wisatawan mendengar percakapan mereka, lalu menghampiri mereka dan berkata : “Kalian tidak perlu bertengkar lagi. Sebenarnya kalian (Air sumur dan air sungai) sangat penting, kalian adalah bagian yang tak terpisahkan dari dunia. Kalian tahu kenapa terjadi perselisihan antar kalian ? Karena dalam pikiran kalian, yang ada hanya diri kalian sendiri, merasa diri kalian itu sangat penting, selalu membandingkan kelebihan/keunggulan diri kalian masing-masing dengan kekurangan/kelemahan orang lain. Jika lebih sering melihat kelebihan orang lain, dan selalu memperhatikan dimana kekurangan diri kalian masing-masing, apa kalian masih akan berdebat lagi ? Coba kalian perhatikan dimana kekurangan kalian masing-masing.”

Sejak itu, mereka tidak pernah bertengkar lagi. (Epochtimes/ Yuan -Yuan/Jhn)