MALANG – Terjadi gempa di Malang, Jawa Timur, berdasarkan informasi yang diperoleh dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), United States Geological Survey (USGS), dan Geo Forschungs Zentrum (GFZ) Potsdam, Jerman.

Pusat Vulkanologi dan Mitigas Bencana (PVMBG) Badan Geologi, Kementerian ESDM mencatat, gempa bumi ini terjadi pada Minggu (29/1/2017) pukul 18:57:24 WIB berjarak 166 km tenggara dari Kab. Malang. BMKG mencatat pusat gempabumi berada pada koordinat 9.73°LS dan 112.87°BT dengan magnitudo 4.9 SR pada kedalaman 10 km.

Gempabumi melanda wilayah selatan pantai Jawa Timur. Wilayah tersebut pada umumnya disusun oleh batuan berumur Tersier (batuan sedimen, batuan gunungapi dan endapan Kuarter berupa endapan aluvial pantai, aluvial sungai dan batuan gunungapi muda.

Menurut PVMBG, Batuan berumur Tersier sebagian telah mengalami pelapukan. Batuan yang telah mengalami pelapukan dan batuan berumur Kuarter tersebut bersifat urai, lepas, belum kompak sehingga bersifat memperkuat efek guncangan gempabumi.

Catatan PVMBG, penyebab gempabumi oleh aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia yang menyusup ke bawah Lempeng Eurasia, pada zona Benioff. Gempa bumi ini memiliki mekanisme sesar naik dengan Strike 233, Dip 18, dan Rake 42 berdasarkan mekanisme fokal dari GFZ Potsdam.

Atas gempa ini, masyarakat diminta untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari pemerintah daerah dan BPBD setempat. Masyarakat diimbau tak terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempabumi dan tsunami. (asr)

Share

Video Popular