Dongeng Asal Mula Dua Belas Shio Binatang

325
shio
Ilustrasi. (pixabay.com)

Pada zaman dahulu kala, hiduplah seorang dewa. Sebelum tahun baru, Sang Dewa menulis surat kepada binatang-binatang di seluruh negeri. Angin lalu menyebarkan surat-surat itu ke seluruh negeri.

Dalam sekejap, para binatang menerima surat itu, yang isinya seperti ini:

“Besok pagi di Tahun Baru, aku akan memilih binatang yang paling dahulu datang ke sini, dari nomor satu sampai dengan nomor dua belas. Lalu, setiap tahun aku akan mengangkat satu-persatu dari mereka sebagai Jenderal berdasarkan urutan”.

Tertanda, Dewa.

Para binatang sangat bersemangat dan tertarik dengan hal itu. Mereka sangat ingin menjadi Jenderal. Waktu itu Tikus dan Kucing bersahabat baik. Kucing yang suka tidur berkata pada Tikus agar jangan sampai lupa membangunkannya untuk berangkat bersama.

Semua binatang bersemangat dan memikirkan tentang kemenangan, dan mereka semua tidur cepat. Hanya Sapi yang langsung berangkat malam itu juga, karena ia sadar bahwa ia hanya dapat berjalan lambat. Tikus melihatnya lalu meloncat dan menumpang di punggung sapi, tapi sapi tidak menyadari hal itu.

Pagi harinya, saat hari masih gelap, Anjing, Monyet, Harimau, Naga, Ular, Kelinci, Ayam, Domba dan Kuda semuanya berangkat berlari menuju ke tempat Sang Dewa. Babi yang berjalan paling pelan berada di urutan belakang. Sedangkan kucing, masih tertidur karena lupa dibangunkan oleh Tikus yang sudah berangkat menumpang Sapi.

Saat Matahari mulai terbit, yang pertama kali sampai di tampat tinggal Dewa adalah…Sapi. Tapi kemudian Tikus melompat ke depan dan mendarat tepat di hadapan Dewa. Maka Tikus pun menjadi yang pertama.

Selamat Tahun Baru Dewa…kata Tikus kepada Dewa.

Selanjutnya barulah Sapi, Harimau, Kelinci, Naga, Ular, Kuda, Domba, Monyet, Ayam, Anjing dan Babi datang berurutan. Dengan demikian mereka ditetapkan sebagai pemenang satu sampai dengan dua belas sesuai dengan urutan kedatangannya.

Dua belas ekor binatang ini kemudian disebut dengan 12 Shio Binatang.

Kucing yang tidak berhasil masuk ke dalam Dua belas Shio Binatang sangat marah pada tikus, sampai sekarang masih dendam dan mengejar-ngejar Tikus kesana kemari karena telah lupa membangunkannya.

*Cerita Anak tentang duabelas shio binatang, disadur dari berbagai sumber.