Sejak sanggar tari tradisional Tiongkok, Shen Yun Performing Arts dibentuk pada 2006, Partai Komunis Tiongkok/PKT terus mengganggu dengan berbagai cara yang kasar. Mari menghitung gangguan-gangguan PKT itu bersama-sama.

Ban kendaraan mobil pribadi seorang staf dari Shen Yun telah sengaja dirobek cukup lebar dengan menggunakan pisau saat mobil tersebut parkir di Neshville, Tennessee pada 6 Januari 2017.

Ban mobil bus yang harus mondar mandir mengangkut penari Shen Yun menuju dan ke gedung pertunjukan di Kanada pada Januari 2010 juga secara sengaja dirobek dengan pisau. Pelaku mungkin mengharapkan bus tersebut terguling akibat ban  meletus saat berlari kencang di jalan tol.

Tangki kendaraan untuk mengangkut penari Shen Yun saat ada pertunjukan di kota Atlanta pada Januari 2013 dirusak orang tak bertanggungjawab dengan tujuan supaya kendaraan tersebut terbakar akibat kebocoran bahan bakar. Dan kasus-kasus sabotase seperti ini masih banyak terjadi.

Sementara itu, konsulat Tiongkok di negara Asia, Eropa dan Amerika mengirim surat resmi berisikan ancaman kepada pengurus gedung teater setempat. Melarang mereka  menandatangani kontra sewa teater untuk pertunjukan Shen Yun. Selain itu, meminta  pejabat negara setempat untuk tidak menonton pertunjukan termaksud.

Juru bicara pihak penyelenggara Shun Yun di Korea Selatan, Wu Shilie mengatakan, “Berdasarkan alasan apa Kedutaan Besar Tiongkok menentang konstitusi dan undang-undang negara ini, menekan dan menghambat pertunjukan Shen Yun di Korea Selatan. Sungguh tidak dapat dimengerti.”

Sejumlah pengurus teater di AS, Spanyol, Jerman, Jepang dan lainnya berani menolak ancaman PKT. Komentar sebuah media Jerman menyebutkan bahwa tidak disangka permainan kasar yang sudah dibuang ke dalam tong sampah sejarah itu masih muncul lagi di kota Berlin. Sebagian pengurus gedung-gedung teater setempat langsung mengirim surat ancaman PKT itu kepada penegak hukum nasional untuk penyidikan.

Media ‘Epoch Times’ mengungkapkan, PKT juga mengintimidasi anggota keluarga Shen Yun dengan menggunakan tangan perkumpulan etnis Tionghoa di luar negeri, melakukan peretasan terhadap situs Shen Yun dan cara-cara kasar lainnya untuk mengganggu pertunjukan.

PKT terus berupaya untuk mengganggu pertunjukan Shen Yun tetapi gagal total dalam upaya untuk menurunkan popularitasnya. Shen Yun bahkan berkembang lebih pesat, kini mereka sudah memiliki 5 tim yang sekaligus dapat melakukan pertunjukan di kota-kota yang berbeda.

Tahun ini mereka berencana untuk mengadakan lebih dari 400 kali pertunjukan keliling di 130 kota dunia. Pengalaman yang lalu, setiap pertunjukan mereka selalu full house penonton.

“Pertunjukan seni, mengekspresikan seni apa salahnya. Apalagi kinerjanya begitu positif dan menarik,” kata Anggota Kongres AS, Doug Lamborn. (Sinatra/rmat)

Share

Video Popular