Dalam kehidupan sehari-hari, ada beberapa kebiasaan kecil yang tidak terlalu di perhatikan, misalnya merenggangkan pinggang, berdendang atau semacamnya itu yang ternyata juga dapat memberi efek yang besar terhadap kesehatan fisik, sehingga wajah tampak segar dan jauh lebih muda dari usia sebenarnya.

Berikut beberapa kebiasaan kecil yang kerap tak terlalu diperhatikan ini ternyata berefek positif pada kesehatan atau stamina kita.

Berbicara sendiri

Melihat orang di dekat Anda berbicara sendiri, mungkin Anda akan berpikir jangan-jangan orang ini sakit mental (gila). Namun, menurut ilmuwan, bicara sendiri itu ibarat seperti menulis buku harian, yakni semacam introspeksi diri dengan cara yang sangat positif, dan banyak manfaatnya. Terutama saat dalam keadaan tegang, lelah. Ungkapkan segala sesuatu yang hendak diutarakan, hal ini dapat berefek sebagai penenang, dan meningkatkan rasa aman, agar individu itu merasa nyaman dan gembira.

Menurut survei yang dilakukan Nottingham Trent University, Inggris, bahwa cukup banyak orang yang (sekadar) meredakan stresnya dengan cara berbicara sendiri atau bersenandung pelan ketika berada di tempat umum,. Namun, sebagian besar akan menekan rendah suaranya sampai pada tingkat “tak terdengar”.

Benyanyi

Bernyanyi dapat membuat orang gembira, meringankan depresi, selain itu juga dapat melatih otot pada sistem pernapasan, efeknya tidak kalah dengan (olahraga) berenang, berperahu dan latihan fisik lainnya.

Saat bernyanyi, otot-otot perut dimanfaatkan secara penuh, dapat meningkatkan proses metabolisme, sekaligus juga menguatkan otot perut. Jumlah oksigen yang terpakai seusai melantunkan satu lagu setara dengan pemakaian oksigen usai berlari 100 meter, ini adalah cara yang baik bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan tapi tidak suka olahraga.

Merenggangkan pinggang

Melihat orang yang menguap sambil mereganggkan pinggang di kantor atau tempat umum, sekilas memang terlihat tidak sopan, tapi sebenarnya, hal ini bisa menyehatkan secara fisik dan memulihkan rasa lelah. Merentangkan lengan adalah semacam metode latihan perenggangan pinggang, gerakan ini dapat mengembalikan aliran darah yang stagnan atau mandek kembali ke jantung, yang akan meningkatkan kapasitas aliran darah, memperbaiki sirkulasi darah. Selain itu juga dapat mengeluarkan sejumlah limbah (zat yang tidak diperlukan) dalam otot, dengan demikian dapat menghilangkan kelelahan tubuh. Membuat otot-otot tubuh, terutama di otot punggung bawah mendapatkan penempaan dalam peregangan yang berirama, mencegah kelelahan dan kerusakan otot pinggang, memperbaiki pembengkokan tulang belakang yang berlebihan, menjaga bentuk tubuh agar tampak fit dan bugar.

Mengangkat sepasang kaki

Dengan mengangkat sepasang kaki ke atas, lebih tinggi dari jantung, bisa memompa darah segar ke otak, membuat nyaman tubuh dan pembuluh darah.

Menurut ahli medis, ketika sepasang kaki seseorang diangkat melebihi jantung, darah di bagian kaki mengalir balik, sehingga kaki yang dalam keadaan kencang dalam waktu lama itu mengendur, dan ini bermanfaat dalam mencegah varises. Selain itu, darah di bagian kaki mengalir kembali ke paru-paru hingga jantung, dapat mengurangi beban darah menyuplai oksigen ke otak, dengan demikian bermanfaat dalam merawat kesehatan jantung dan paru-paru.

Makan sambil berdiri

Studi yang dilakukan ahli medis terkait pola makan pada setiap bangsa yang berbeda di belahan dunia mendapati, bahwa makan sambil berdiri adalah cara yang paling ilmiah, kedua adalah makan dengan pose duduk. Saat makan, perut paling membutuhkan darah segar, jadi makan sambil berdiri dapat membantu pencernaan. Kebanyakan orang dengan pose duduk ketika makan, hal ini terutama disebabkan kelelahan karena kerja, makan dengan pose duduk memang paling nyaman dan kondusif untuk percakapan.

Minum sup sebelum makan

Minum sup seteguk dulu sebelum makan, dapat mengaktifkan seluruh organ pencernaan, mengoptimalkan fungsi organ pencernaan, dan akan terasa nyaman setelah makan.

Minum sup beberapa teguk dulu sebelum makan, sama dengan memberi setetes “pelicin” pada saluran pencernaan, sehingga makanan bisa dengan lancar ditelan, mencegah makanan keras atau kering merangsang mukosa saluran pencernaan. Ada ahli gizi yang menyatakan, bahwa dengan membiasakan minum sedikit sup saat makan atau sebelum makan juga dapat mengurangi terjadinya gejala esofagitis, gastritis dan sejenisnya.

Makan makanan dingin

Menurut ilmuwan, menurunkan suhu tubuh bisa membuat orang hidup lebih lama. Begitu juga jika suka makan makanan dingin dan berenang, atau mandi air dingin, dapat menyeimbangkan kalori, menjaga kepala (otak) tetap dingin, dan dalam batas tertentu, dapat berefek menurunkan suhu tubuh, memperpanjang usia hidup.

Makanan dingin adalah semacam pelatihan tahan dingin terhadap perut, usus, bisa menguatkan fungsi mukosa, memperpanjang usia usus.

Hasil penelitian menyebutkan, bahwa makanan dingin itu menurunkan suhu dari dalam. Makaann dingin dapat menguatkan stamina fisik, menurunkan tekanan darah, lipid darah, dan memperbaiki sembelit.

Tidur telanjang

Tidur tanpa sehelai benangpun atau tidur telanjang jauh lebih baik dalam menghilangkan kelelahan fisik, berbagai organ tubuh juga bisa istirahat dengan lebih baik. Selain itu, tidur telanjang juga bermanfaat melancarkan sirkulasi darah, bisa secara efektif meredakan (penyakit) dan nyeri akibat ketegangan sehari-hari.

Karena tidak ada balutan pakaian, sehingga dengan sendirinya tubuh pun menjadi lebih rileks, peredaran darah menjadi lancar, dapat memperbaiki gejala tangan dan kaki dingin, serta membantu terlelap dalam tidur. (NTD.TV/Jhn/Yant)

Share
Tag: Kategori: KESEHATAN

Video Popular