Sean Lampon (19) dari Alaska, mendapat nasihat di biara Thamkrabok di Saraburi, Thailand. (GETTY IMAGES)

Ketika Anda mendengarkan saran-saran kesehatan seperti berhenti merokok, atau lebih banyak berolahraga, apakah Anda akan merasa termotivasi atau malu? Sebuah studi baru menunjukkan bagaimana kita bereaksi mungkin tergantung pada bagaimana kesadaran kita.

Menurut Yoona Kang, seorang pasca sarjana di Sekolah Komunikasi Annenberg, Universitas Pennsylvania, “kesadaran penuh (mindfulness) biasanya didefinisikan sebagai memiliki kesadaran pada saat ini”, dan ada bukti bahwa ia dapat mengurangi reaksi negatif terhadap situasi emosional.

“Pesan kesehatan sering kali dapat menyebabkan orang untuk bereaksi negatif secara emosional, sehingga kami meneliti faktor-termasuk kesadaran penuh yang berpotensi memengaruhi orang untuk menjadi lebih mudah menerima pesan-pesan kesehatan dan lebih termotivasi untuk mengubah perilaku mereka,” jelas Emily Falk, profesor komunikasi dan penulis senior dari makalah yang diterbitkan dalam jurnal Mindfulness.

Beberapa orang, ketika mendengar saran-saran kesehatan, merasa benar-benar buruk pada diri mereka sendiri.

Studi ini mengumpulkan sekelompok orang yang hanya dapat mencapai tingkat rendah olahraga mingguan dan mereka terkena berbagai macam pesan kesehatan. Para peneliti mengamati reaksi para peserta terhadap saran kesehatan tersebut, dan mencatat motivasi mereka (atau ketiadaan) untuk mengubah perilakunya, kemudian bertanya apakah peserta telah benar-benar membuat perubahan dalam perilakunya.

Dalam rangka untuk mengukur seberapa besar kesadaran setiap orang adalah dalam kehidupan mereka sehari-hari, para peneliti meminta setiap peserta untuk menyelesaikan Skala Kesadaran Perhatian Mawas Diri (MAAS, Mindful Attention Awareness Scale). MAAS terdiri dari 15 skenario, termasuk diantarnya: “Saya segera lupa nama seseorang setelah diberitahu untuk pertama kalinya”, dan “saya cenderung berjalan cepat untuk tiba di tujuan, dengan tanpa memperhatikan apa yang saya alami di sepanjang jalan”, yang dijawab dengan skala 1 (hampir selalu) hingga 6 (hampir tidak pernah). Semakin tinggi skor total seseorang, maka semakin dianggap mawas diri.

Termotivasi atau merasa malu

Studi ini menunjukkan bahwa orang yang kurang kesadarannya, juga kemungkinannya lebih kecil untuk membuat perubahan positif dalam perilaku mereka sebagai respons terhadap pesan kesehatan.

“Beberapa orang, ketika dihadapkan dengan pesan-pesan kesehatan, merasa benar-benar buruk tentang dirinya sendiri,” tutur Emily, “dan itu tidak membantu mereka mengubah perilakunya. Dalam jangka panjang, itu tidak membantu kita menjadi populasi yang lebih sehat, lebih bahagia.”

Orang yang lebih berkesadaran, bagaimanapun juga akan lebih sedikit bereaksi negatif terhadap pesan-pesan kesehatan, dan kemungkinan lebih kecil merasa malu terhadap pesan tersebut. Orang-orang ini, pada gilirannya, juga lebih mungkin untuk mengubah perilakunya untuk menjadi sehat.

Temuan para peneliti ini, menambah literatur yang berkembang tentang manfaat kesehatan dari kesadaran penuh, dan mereka percaya hal ini akan memiliki implikasi yang penting.

“Individu dapat mengambil manfaat dari budidaya perhatian mawas diri saat memproses hal yang berpotensi sebagai ancaman dari informasi manfaat kesehatan yang belum pasti,” papar Yoona Kang. “Ada kemungkinan bahwa menggabungkan budidaya kesadaran penuh ke dalam strategi intervensi yang telah ada, dapat mempromosikan perilaku kesehatan positif yang lebih luas.” (Epochtimes/Ajg/Yant)

Share
Tag: Kategori: KESEHATAN

Video Popular