Seludupkan Sabu 14 Kg, Warga Negara Malaysia Ditembak Mati

259
Ilustrasi senjata api (T.J. Kirkpatrick/Getty Images)

JAKARTA – Seorang warga Malaysia ditembak mati oleh petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) karena melawan saat menyeludupkan sabu sekitar 14 Kg di pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara, Kamis (2/2/2017).

“Petugas menemukan barang bukti berupa 13 bungkus sabu dengan berat + 13.592,5 gram dalam bungkusan berwarna coklat di dalam kapal nelayan bernama KM Dzaki Pratama,” kata Kepala Humas BNN, Kombes  Slamet Pribadi dalam keterangannya .

Menurut Slamet, tersangka berinisial SBK meninggal karena melakukan perlawanan kepada petugas BNN. Sedangkan 2 orang lainnya berinisial MA dan IS berhasil diamankan. Diketahui, keduanya berperan sebagai kurir yang merupakan kepanjangan tangan dari SBK seorang pengendali lapangan.

Selain itu, petugas juga mengamankan 3  orang saksi yang merupakan anak buah kapal (ABK). Total  sebanyak 5 orang  yang telah diamankan oleh BNN sedang diperiksa lebih lanjut oleh petugas BNN.

Kasus ini berawal dari laporan yang didapatkan oleh BNN dari NSB Thailand bahwa akan ada pengiriman Narkotika ke Indonesia yang dikendalikan oleh jaringan sindikat Narkotika Chin Yoon Fah alias Achin alias Acai seroang WN Malaysia.

Selanjutnya, pada Kamis (2/2/2017) sekitar pukul 11.00 WIB di atas perariran Teluk Jakarta mengamankan kapal nelayan KM Dzaki Pratama dengan 5 orang di dalamnya. Sabu di kapal tersebut terdiri 13 bungkus sabu dengan berat + 13.592,5 gram yang dikemas dalam bungkusan berwarna coklat. (asr)