CIREBON – Sebagai langkah menghadapi kerusakan mangrove di Pesisir Utara Jawa seperti di Cirebon, PT. Zebra Asaba bersama DeTara Foundation dan Kementerian Lingkungan Hidup & Kehutanan (KLHK) menginisiasi upaya perbaikan lingkungan pesisir utara Jawa melalui Tanam dan Pelihara Mangrove dengan melibatkan komunitas lokal dan sekolah, Kamis (2/2/2017).

“Target jumlah mangrove yang ditanam tahun 2017 adalah 4.000 bibit. Berharap tahun depan dapat berkontribusi lebih banyak lagi dengan menanam sebanyak 10.000 mangrove,” kata perwakilan PT. Zebra Asaba, Mukhamad Aris dalam keterangan pers DeTara Foundation dikutip Senin (6/2/2017).

Direktur DeTara, Latifah Hendarti mengungkapkan Generasi muda menjadi ujung tombak dalam upaya perbaikan dan pengelolaan pesisir dan laut khususnya di wilayah Pantura. Hal ini dikarenaka ke depan mereka yang akan menjadi bagian dari pengambil keputusan sekaligus penerima dampak dari aktivitas saat ini.

Menurut Hendarti kegiatan yang dilaksanakan diharapkan menjadi titik awal bergiatnya generasi muda di Cirebon untuk lebih peduli dan bergiat aktif menjaga lingkungan, karena menyelamatkan lingkungan termasuk dengan menanam kembali mangrove berarti menyelamatkan masa depan mereka.

“Diharapkan para pihak termasuk perusahaan melalui CSR bidang lingkungan dapat terus mendukung niat baik komunitas dan generasi muda untuk menyelamatkan pantai Utara Jawa,”imbuhnya.

Kepala Sub Direktorat Bina Komunitas Kawasan Industri & Pemukiman, Direktorat Kemitraan Lingkungan Hidup, KLHK, Jo Kumala Dewi mengajak kepada komunitas-komunitas yang telah ada dan kalangan generasi muda untuk bersama-sama menerapkan perilaku peduli lingkungan dan lebih GAUL (Gerakan Aksi untuk Lingkungan).

“Sehingga Cirebon tidak  hanya dikenal akan batiknya tetapi Cirebon ke depannya harus juga dikenal sebagai Kota dan Kabupaten peduli lingkungan,” harapnya.

DeTara Foundation bekerjasama dengan Komunitas Mina Citra Lestari (MICIL) dan SMPN 2 Gunungjati dalam aksi tanam mangrove bersama. Sebagai rangkaian aksi tanam mangrove bersama di Desa Grogol, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon, DeTara Foundation terlebih dahulu memberikan materi pembekalan kepada siswa SMPN 2 Gunungjati.

Materi yang disampaikan kepada pelajar adalah tentang pentingnya ekosistem mangrove dalam perlindungan pesisir utara Jawa. Pembekalan lainnya adalah peran yang dapat diakukan oleh generasi muda untuk memperbaiki lingkungan pesisir utara Jawa khususnya di Cirebon.

Aksi tanam mangrove selama kurang lebih dua jam berhasil menanam sebanyak 1.020 bibit  terdiri dari 910 mangrove sejati (900 bibit bakau/Rhizophora sp. & 10 bibit api-api/Avicennia officinalis). Sebagai tambahan untuk konservasi di bagian endapan dominasi substrat pasir, ditanam jenis asosiasi mangrove berupa 110 bibit cemara laut (Casuarina equisetifolia).

Adapun target total penanaman di sepanjang pesisir desa Grogol sebanyak 4.000 bibit. Sisanya akan ditanam oleh Komunitas Micil, tentunya dengan mengajak komunitas-komunitas lain di Cirebon, sekolah dan pramuka yang bersedia menjadi relawan. (asr)

Share

Video Popular