Secara global, situs sejarah yang telah diteliti dan dikaji secara seksama oleh para sarjana, dimana meskipun tidak ada ribuan, setidaknya ada ratusan jumlahnya.

Kita tahu dengan situs-situs sejarah di Peru, Bolivia, Meksiko, Brazil dan Afrika, namun, jarang ada yang fokus di salah satu lokasi, di mana ada banyak bangunan kuno, Pegunungan Ural, Rusia.

Di sana, telah ditemukan bangunan kuno yang menakjubkan, yang terdiri dari beragam bentuk, ada menhir (batu tunggal berukuran besar), dolmen (meja batu tempat meletakkan sesaji yang dipersembahkan kepada roh nenek moyang), dan candi megalitik.

Meskipun para ilmuwan Rusia telah berhasil mengklasifikasi bangunan-bangunan tersebut, tetapi tidak tahu sama sekali dengan peradaban kuno yang terdiri dari batu-batu raksasa itu.

Batu-batu tegak di situs sejarah yang paling terkenal di Pegunungan Ural. (Internet)

Pegunungan Ural di Rusia adalah salah satu pegunungan kuno di Bumi, yang diperkirakan telah berusia antara 250 juta – 300 juta tahun sejarahnya.

Oleh penduduk setempat, pegunungan Ural dan area di sekitarnya itu dianggap sebagai “gudang harta,” terpendam banyak mineral, besi, tembaga, emas, dan batu mulia.

Namun, nilai sebenarnya dari pegunungan Ural ini bukan hanya kekayaan mineral, melainkan pada sejumlah besar bangunan kuno tersebut, asal usulnya masih membingungkan para ilmuwan sampai detik ini.

Menariknya, popularitas Pegunungan Ural, bukan hanya karena situs megalitik dan peradabannya yang hilang, tapi sejumlah besar “OOPArt” (out of place artifacts, artifak yang tidak pada tempatnya) yang tergali di sana juga semakin membuat tenar pegunungan Ural.

Salah satu Out-of-place artifact yang sangat terkenal, adalah bagian dari sesuatu yang sangat kecil. Ada yang percaya peninggalan benda budaya ini adalah barang-barang buatan dari sebuah peradaban kuno.

Salah satu Out-of-place artifact yang sangat terkenal, adalah bagian dari sesuatu yang sangat kecil. Ada yang percaya peninggalan benda budaya ini adalah barang-barang buatan dari sebuah peradaban kuno. (Internet)

Menurut legenda peradaban tersebut telah mengembangkan nano teknologi sejak 300.000 tahun silam. Benda-benda berukuran mini itu ditemukan saat studi geologi, pekerjaan semula adalah mengeksplorasi tambang emas si Pegunungan Ural.

Meskipun tujuan utama adalah mencari emas, tapi para sarjana justeru terkejut menemukan tumpukan benda-bneda kecil itu, dan sedikitpun tidak diragukan, benda-benda itu tak ternilai harganya. Barang-barang kecil yang tidak diketahui fungsinya itu, termasuk sejumlah kumparan, benda seperti sekrup dan axis (sumbu optis), semuanya ditemukan saat sedang tugas geologi.

Pegunungan Ural di Rusia adalah salah satu pegunungan kuno di Bumi, yang diperkirakan telah berusia antara 250 juta – 300 juta tahun sejarahnya. (Internet)

Mari kita bahas kembali tentang pegunungan Ural dan batu-batu raksasa yang terletak di kawasan Sverdlovsk Oblast di pegunungan Ural. Di sana ditemukan sejumlah besr Dolmen kuno. Sebenarnya, tidak hanya di pegunungan Ural bisa ditemukan Dolmen tersebut, jejaknya bahkan hampir tersebar di seluruh dunia.

Struktur seperti itu, biasanya akan ditemukan dua atau lebih banyak pilar batu vertikal, yang berfungsi sebagai penopang. Dibandingkan tempat lain, Dolmen di pegunungan Ural ini skalanya relatif lebih kecil.

Terkait banguna kuno di pegunungan Ural, jejaknya bisa ditelusuri kembali setidaknya pada Zaman Tembaga, yang disebut Megalit Number1, Megalit Number2, Megalit Number3, Vera Island9 dan Vera Island4. Di antaranya, Megalith Number1 adalah batu raksasa dengan skala terbesar di pegunungan Ural, tingginya sekitar 16 meter, lebar 9 meter.

Arsitek kuno lebih dulu memotong sill (batuan beku) kemudian ditutup dengan batu bagian atas, sehingga membentuk Megalith Number1.

Bangunan-bangunan ini berorientasi ke barat, terdapat sebuah saluran sempit di pintu masuk, jika ditelusuri lebih dalam ke sebuah ruang yang diduga adalah aula, terdapat dua ruang terpisah, yang terhubung dengan koridor. Bangunan kuno ini sekilas tampak seperti sebuah kuil, di dalam ada patung, dan seluk-beluk gambar yang sulit dimengerti.

Mengapa begitu banyak megalit di atas tanah yang luas dan apa tujuan mereka membuat megalit-megalit itu?

Sampai detik ini, bangunan-bangunan dan identitas pembangunnya masih misteri, bahkan para sarjana harus mengkajinya lebih lanjut. (Secretchina/ Chen Gang/joni/rmat)

Share

Video Popular