Konferensi UFO International Terbesar Akan Digelar Februari 2017

457
Konferensi UFO tahunan ke 26 (Video screenshot)

Orang-orang sering beranggapan, bahwa ilmuwan tidak tertarik isu tentang UFO atau E.T (Extra Terrestrial) makhluk yang berasal dari luar bumi. Faktanya justru terbalik, para ilmuwan merupakan personel utama dari suatu organisasi yang mempelajari tentang the Extra-Terrestrial.

Pada 15 – 19 Februari 2017, segenap lapisan masyarakat dari seluruh dunia akan berkumpul di resort We-Ko-Pa, Fountain Hills, Arizona, Amerika Serikat untuk mengadakan Konferensi UFO Tahunan ke-26.

Hadir dalam konferensi tersebut termasuk ilmuwan, dokter, spesialis, penulis, awak media dan saksi, korban penculikan, materi dalam konferensi meliputi analisis video penampakan UFO, penculikan alien, fakta yang ditutupi oleh pihak berwenang dan sebagainya.

Di antara ilmuwan yang berpartisipasi dalam pertemuan tersebut, ada tiga orang yang akan menyampaikan pidatonya. Mereka adalah Stanton Friedman, mantan ahli fisika nuklir di Østfold University College , Norwegia, ahli saraf Dr. Bob Davis dan ahli komputer Erling Strand.

Friedman adalah orang pertama yang serius mempelajari insiden Roswell. Ia pernah mengunjungi seorang perwira intelijen militer pada akhir tahun 1970-an abad kedua puluh. Pejabat itu mengatakan bahwa dalam insiden Roswell tidak ada balon udara sebagaimana yang diklaim pihak resmi.

Sejak itu, Friedman menyelidiki sejumlah saksi, dan menerbitkan karya terkait pada 1980-an, menggambarkan tentang hasil analisis terkait  insiden Roswell.

Friedman akan menjelaskan sebuah fakta dalam pertemuan tersebut. Para ilmuwan yang mengatakan UFO adalah fenomena yang tidak dapat dipercaya itu sebenarnya justru telah melakukan penyelidikan yang sangat mendalam, bukan hanya penyelidikan sekadarnya.

Sementara itu, ahli saraf Davis akan membuat laporan dalam konferensi tersebut, menerangkan analisis terkait kasus penculikan alien. Ia mengatakan bahwa setelah investigasi dan menganalisa 2.300 individu yang pernah mengalami kasus penculikan, ditemukan bahwasannya mereka mampu mengingat secara jelas pengalamannya masing-masing bertemu dengan (makhluk) kehidupan cerdas non-manusia.

“Dia percaya, kasus ini punya sisi misterius yang sulit untuk dijelaskan, tetapi makna dari penelitian ini sangat penting,” katanya.

Laporan itu mengatakan, kajian dan penelitian Davis dan Friedman bersifat independen dari universitas resmi. Sementara penelitian fenomena UFO dari asisten profesor Strand dilakukan di bawah naungan Østfold University College, Norwegia.

Menurut situs berita terkait Konferensi UFO Tahunan Internasional, total peneliti UFO yang akan berpidato di konferensi ada 20 tokoh. Selain tiga ilmuwan tersebut di atas, juga termasuk ahli, insinyur, wartawan, personel militer, seperti ahli senjata non-mematikan Dr. John alexander.

Selain itu, astronot yang pernah terlibat dalam program Apollo Amerika Serikat, dan direktur yang mengolah data citra di NASA Ken Johnston juga akan mengungkapkan bukti foto terkait basis alien di bulan dalam pertemuan tersebut. Informasi-informasi ini telah disembunyikan selama beberapa dekade oleh pihak berwenang.

Konferensi tentang UFO dan seminar alien kali ini akan menjadi yang terbesar yang pernah digelar, bisa masuk dalam catatan The Guinness World Records 2017. (Epochtimes/Lin Shi Yuan/joni/rmat)