Seorang pria membakar diri dalam gerbong kereta api bawah tanah jurusan Stasiun Admiralty menuju Stasiun Tsim Sha Tsui, Kowloon, Hongkong pada Jumat (10/2/2017) malam. Akibatnya 19 orang penumpang cedera. 2 di antaranya dalam kondisi kritis.

Salah satu korban kritis itu adalah turis dari Taiwan. Saksi mata mengatakan, pria yang badannya terbakar itu tiba-tiba berteriak , “Mati terbakarlah kamu.”  Suasana sangat mencekam.

Berita yang dimuat sejumlah media Hongkong menyebutkan bahwa sebuah ledakan tiba-tiba terjadi dalam gerbong dekat loko KA bawah tanah yang baru masuk Stasiun Tsim Sha Tsui pada Jumat (10/2/2017) pukul 19 :14 waktu setempat.

Asap putih terlihat membumbung keluar gerbong membuat panik para penumpang yang langsung berhamburan lari untuk menyelamatkan diri. Petugas keamanan segera datang memblokir lokasi.

Beberapa penumpang terlihat berusaha memadamkan api yang mulai membesar. Anggota pemadam yang tiba segera memadamkan api dan mengirim 18 korban ke rumah sakit terdekat, yaitu RS. Queen Elizabeth, Kwong Wah, Caritas Medical Center.

Seorang pria membakar diri dalam gerbong kereta api bawah tanah Hongkong jurusan Stasiun Admiralty menuju Stasiun Tsim Sha Tsui, Kowloon, Hongkong pada Jumat (10/2/2017) malam, menyebabkan 19 orang penumpang cedera. (internet)
Seorang pria membakar diri dalam gerbong kereta api bawah tanah Hongkong jurusan Stasiun Admiralty menuju Stasiun Tsim Sha Tsui, Kowloon, Hongkong pada Jumat (10/2/2017) malam, menyebabkan 19 orang penumpang cedera. (internet)

Laporan dari polisi menunjukkan bahwa 2 orang korban berada dalam kondisi kritis dan satu di antaranya sedang menjalani pembedahan. Selain itu ada 5 orang lainnya mengalami kebakaran cukup serius.

Seorang korban dalam kondisi serius dipindahkan dari RS Caritas ke RS Queen Elizabeth. Seorang turis asal Taiwan juga dalam kondisi kritis sedang ditolong di RS. Queen Elizabeth.

Menurut polisi bahwa pelaku kebakaran adalah seorang penumpang pria asal Hongkong bermarga Zhang, berusia sekitar 60 tahun. Pria tersebut langsung menyerahkan diri dan mengakui perbuatan nekad itu terdorong oleh alasan pribadi. Akibat luka terbakar yang serius, ia kemudian dipindahkan dari RS. Queen Elizabeth ke RS. Prince of Wales.

Saksi mata mengatakan, pada saat kejadian itu, dari mulut pria itu terdengar suara gumamnya dalam bahasa Kanton, “Anak saya dibunuh orang.”

Ia menduga anaknya itu dibunuh orang, lalu berteriak, “Kurang ajar kamu, saya bakar kamu (kalian).”

Seketika itu juga ia mengeluarkan sebuah botol berisi cairan (bahan bakar) yang langsung dituangkan ke atas kepalanya lalu menyalakan api.

Foto seorang pria dengan celana terbakar yang diedarkan netizen ini adalah pelaku pembakaran. Akibat kejadian tersebut Stasiun Tsim Sha Tsui pada malam itu ditutup untuk umum guna penyidikan polisi. (Sinatra/rmat)

Share

Video Popular