- Erabaru - http://www.erabaru.net -

46,7 Juta Warga Tentukan Kepala Daerah di Pilkada Serentak 2017

JAKARTA – Pelaksanaan pemilihan kepala daerah serentak akan dimulai pada Rabu, 15 Februari 2017. Sebanyak 46,7 juta warga dari seluruh wilayah di Indonesia yang tercantum sebagai pemilih akan menyalurkan aspirasi mereka.

Komisioner KPU RI, Ferry Kurnia Rizkiyansyah meminta seluruh masyarakat untuk mementukan pilihannya sesuai dengan pilihannya pada pilkada. Masyrakat diimbau tak tergiur dengan iming-iming uang untuk mementukan apa yang dicoblos.

“Jangan karena Rp 100 ribu, Rp 500 ribu, warga menggadaikan pilihannya,” katanya.

Selain para pemilih, KPU Pusat juga berharap kepada seluruh penyelenggaran penyelenggaran pemilu untuk tetap netral dalam pelaksanaan pemilihan kepala daerah. Pada intinya, sebagai penyelenggara pemilu pusat, KPU ingin pilkada berjalan lancar dan berintegritas.

Sebagai bentuk mendukung kesuksesan Pilkada serentak, Kementerian Dalam Negeri sudah mengeluarkan surat ditujukan kepada seluruh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatatan Sipil pada seluruh wilayah Indonesia.

Dirjen Kependudukan Dan Catatan Sipil, Kemendagri, Zudan Arif Fakrullah meminta kepada seluruh dinas kependudukan untuk melakukan rekapitulasi Surat Keterangan Kependudukan yang telah diterbitkan oleh Disduk setempat. Pihak  Disduk diminta untuk tetap memberikan pelayanan pada 15 Februari 2017 khusunya pengecekan Surat Keterangan Kependudukan melalui Sistem Informasi Adminsitrasi Kependudukan.

Selain itu, seluruh Disduk diminta untuk berkoordinasi dengan KPUD dalam hal pengecekan NIK/Surat Keterangan. Terkait hal Kepala Dinas Kependudukan diminta untuk memberikan nomor whatsapp untuk memberikan kemudahan koordinasi kepada KPUD/Bawaslu/Panwaslu setempat.

Total jumlah pemilih sebanyak 46,7 juta terdaftar dalam peserta pilkada serentak seluruh Indonesia. Sebanyak 7 Provinsi akan  mengelar Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur yakni Aceh, Bangka Belitung, DKI Jakarta, Banten, Gorontalo, Sulawesi Barat dan Papua Barat. Pilkada juga digelar 76 Kabupaten untuk memilih Bupati dan Wakil Bupati dan 18 Kota pada sejumlah wilayah di Indonesia untuk memilih Wali Kota dan Wakil Walikota.

Alokasi penggunaan uang rakyat tak sedikit dikeluarkan untuk menyuseskan pencoblosan pemilihan kepala daerah. Dana yang dikucurkan untuk KPU RI senilai Rp 4,23 Triliun, Bawasli Rp 955 miliar dan pengamanan Rp 63 miliar.

Rincinya total sebanyak 101 daerah menggelar pilkada terdiri, 7 Provinsi dengan jumlah pemilih 22,8 juta jiwa dengan anggaran Rp 1,58 triliun. Pilkada 76 tingkat Kabupaten/Kota terdiri 19,6 juta jiwa pemilih dengan menggelontorkan anggaran Rp 2,2 triliun dan 18 kota dengan pemilih 4,3 juta jiwa total anggaran Rp 384 miliar. (asr)