Esai Churchill 70 Tahun Silam Menyinggung Tentang Keberadaan Alien

362
Mantan Perdana Menteri Inggris Winston Churchill.(AFP)

Benarkah ada kehidupan di luar bumi? Apa Alien benar-benar ada?

Museum di Inggris baru-baru ini mengungkapkan, bahwa 70 tahun silam, mantan pemimpin Inggris, Winston Churchill telah menulis tentang kemungkinan adanya kehidupan di luar bumi. Namun, esai tersebut tidak pernah dipublikasikan.

Mantan Perdana Menteri Inggris yang menarik perhatian semasa Perang Dunia Kedua pada 1939 silam ini menulis sebuah artikel setebal 11 halaman yang menyatakan kemungkinan adanya kehidupan di luar bumi.

Churchill mungkin berencana menerbitkan makalahnya di surat kabar, dan satu dekade kemudian ia merevisi tesisnya, namun, artikel tersebut tidak pernah dipublikasikan.

Melansir laman BBC 16 Februari 2017, artikel terkait diungkapkan The National Churchill Museum, Inggris. Direktur baru museum tersebut Timothy Riley kemudian menyerahkan makalah itu kepada profesor Mario Livio, seorang astrofisikawan Israel. Kemudian dalam analisisnya kepada “Nature”, sang profesor menggambarkan argumen Churchill itu sangat rasional.

Churchill tidak hanya seorang politisi, tapi juga seorang penulis, dan sangat tertarik dengan ilmu pengetahuan. Churchill adalah perdana menteri pertama yang mempekerjakan seorang penasehat sains, Frederick Lindemann. Selain itu juga Churchill selalu berkonsultasi dengan astronom terkenal Inggris Sir Bernard Lovell tentang radio astronomi.

Meskipun orang-orang tahu sang Perdana Menteri ini gemar akan ilmu pengetahuan, namun, profesor Livio tetap saja “sangat terkejut” dengan artikel tersebut.

Di sela-sela kesibukan Churchill di pemerintahan ternyata meluangkan waktu bak seorang ilmuwan menulis makalah tentang kemungkinan adanya kehidupan di luar bumi.

Esai berjudul “Are We Alone in the Universe?” ditemukan tahun lalu pada arsip U.S. National Churchill Museum di Fulton, Missouri, yang kemudian diteruskan kepada ahli astrofisika Mario Livio untuk mendalaminya.

Ternyata Churchill sudah berpikiran serupa sejak 70 tahun lalu dengan menulis bahwa “ratusan ribu nebula” masing-masing mengandung ratusan juta matahari. Jumlahnya maha besar yang seharusnya banyak sekali planet yang tidak mustahil dihuni kehidupan.

Dalam esainya, Churchill memprediksi penjelajahan sistem tata surya oleh umat manusia di masa depan. Churchill menuliskan bahwa mungkin dalam waktu yang tidak lama lagi, dan suatu hari, orang-orang bisa mendarat di bulan, bahkan ke Venus dan Mars.

“Saya pribadi sebenarnya tidak merasa bangga dengan keberhasilan kita menciptakan peradaban di bumi ini, sehingga saya merasa, bahwa kita hanya menemukan diri kita itu sebagai (makhluk) kehidupan di alam semesta yang tak terhingga ini. Hanya makhluk yang bisa berpikir, atau dengan kata lain, kita hanya tahu sebagai wujud yang tertinggi dari perkembangan jasmani dan rohani. Sementara kehidupan-kehidupan yang ada di luar bumi sejak lama telah eksis di ruang yang tak terbatas ini,” tulisnya. (Epochtimes/Ye Ziwei/joni/rmat)