Jejak Siti Aisyah di Jakarta Tertuduh Membunuh Kim Jong-nam

240
Seorang reporter TV asing sedang menyampaikan laporannya di rumah yang ditempati Aisyah selama berada di Jakarta Jumat 17 Februari 2017 (Foto : M.Asari/Erabaru.net)

JAKARTA – Rumah itu terletak di gang sempit yang kini dijadikan sebagai tempat konveksi.  Sebelum dijual ke pemilik baru, rumah milik bos Lian Kiong alias Akiong itu juga dijadikan usaha serupa.

Di tempat itulah Siti Aisyah pernah tinggal dan bekerja yang kini dikenal sosok terlibat operasi intelijen pembunuhan Kim Jong-un yakni saudara tiri pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un di Bandara Kuala Lumpur, Malaysia. Aisyah pun kini sudah ditahan dan ditetapkan tersangka oleh Kepolisian Di Raja Malaysia.

Berlokasi di Jalan Angke Indah Gang III Nomor 16 RT 05/03, Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Aisyah dulu bekerja di sana sejak 2007 silam sebagai karyawan Akiong. Hingga selanjutnya Aisyah dipersunting oleh anak majikannya, Gunawan alias Ajun.

Selama perjalanannya mencari penghasilan hidup,  Aisyah pernah bekerja di Malaysia. Aisyah pun sesekali pulang untuk menjenguk anaknya. Bahtera rumah tanggah Aisyah dan Gunawan tak berlangsung mulus, rumah tangganya pun retak. Keduanya bercerai dikarenakan tidak ada lagi keharmonisan dan kecocokan.

“Saya tahunya dia dari kampung, sama dengan saya dari Serang, dia kan kerja disitu konveksi, habis itu dia dinikahi sama anak si engkohnya,” kata Nia yang tinggal persis di depan rumah bekas ditempati Aisyah itu saat ditemui, Jumat (17/2/2017).

Nia mengatakan pernah melihat Aisyah saat pulang ke rumah mertuanya itu, hanya saja keberadaan Aisyah tak terlalu sering terlihat. Menurut Nia, sosok Aisyah adalah orang yang pendiam, nyaris tak ada suara sahutan yang keluar dari mulut Aisyah ketika menantu Akiong itu disapa.

Hanya saja, Nia melihat sosok Aisyah ketika dia keluar teras dari rumahnya seraya menggendong anaknya. Itu pun hanya pada saat Aisyah menyuapi anak semata wayang itu. Sesudah itu Aisyah kembali masuk ke rumah. Tak ada tawa, canda, gosip hingga hutang piutang yang bisa dikenang oleh Nia selama bertetangga dengan Aisyah.

Ketika menyaksikan pemberitaan sosok Aisyah yang disebut-sebut terlibat pembunuhan di Malaysia, Nia pun merasa kaget dan merasa tak mungkin orang ‘kampung’ seperti Aisyah melakukan pebuatan itu. Walaupun demikian, Nia tak mengetahui apa yang terjadi dengan pergaulan Aisyah selama tak berada di lingkungan rumah itu.

Hal serupa juga dituturkan oleh Ijah, ibu RT bekas tempat tinggal Aisyah. Ijah adalah istrinya Rahmat Yusri selaku Ketua RT 05 RW 03 di lingkungan bekas tempat tinggal Aisyah itu. Menurut ibu RT, dia pernah bertemu Aisyah dan hanya lewat begitu saja di depan rumahnya. Ketika disapa, hanya tawa kecil yang dilemparkan Aisyah ke Ijah ketika Aisyah menuju ke rumah mertuanya itu.

“Itu gang situ yang tembok merah rumahnya, bekas mertuanya,” kata Ijah sambil mengulek sambal di rumahnya.

Ijah menuturkan tak banyak gosip beredar di kalangan ibu-ibu tentang sosok Aisyah yang dikenal pendiam. Adapun komunikasi keluarga Aisyah jika ada urusan dengan RT setempat selalu disampaikan oleh mantan Suami Aisyah, Gunawan.

Menurut Ijah, dia mengetahui Aisyah adalah pekerja konveksi di rumah Akiong. Hingga akhirnya dinikahi Gunawan, anak Akiong. Hingga kemudian Aisyah bercerai sekitar 2012 lalu dan selanjutnya rumah bekas ditempati Aisyah itu dijual ke orang lain.

Ketika nama Aisyah ramai diberitakan tentang keterlibatannya dalam pembunuhan di Malaysia, Ijah pun seakan tak percaya. Hanya saja bisa jadi ketika ada yang kekeliruan dalam pergaulan dengan banyak orang, hingga akhirnya membuat seseorang berubah.

“Perasaaan saya percaya gak percaya gitu, pasti paling kebawaan, namanya kenal orang, orang sini gak mungkin, dia mau lari juga ke mana,”ceritanya. (asr)

Rumah yang pernah ditempati Aisyah di Jakarta Barat (Foto : M.Asari/Erabaru.net)
Gang menuju ke rumah yang pernah ditempati oleh Aisyah (Foto : M.Asari/Erabaru.net)