Di Miyagi Jepang ada desa bernama Rubah Zao (Zao Fox Village). Di sana terdapat ratusan jenis rubah peliharaan, yang memungkinkan bagi pengunjung untuk memberi makan atau sekedar memeluk mereka.

Dibandingkan dengan rubah liar, rubah di penangkaran ini relatif jinak, terlihat seperti anjing atau kucing, terutama ketika mata mereka disipitkan. Selain menggemaskan juga penuh keceriaan.

Semua rubah di Zao Fox Village adalah rubah hasil propagasi buatan dan diternakkan, sepertinya mayoritas berwarna coklat kemerahan.

Rubah itu berbulu tebal, memiliki ekor berbulu seperti kemoceng, terutama ketika matanya setengah dipejamkan, terlihat seperti setengah tersenyum yang menawan.

Sebagian besar rubah itu tidak boleh sembarangan disentuh, tapi boleh berjalan-jalan dengan mereka, memberi mereka makan di tempat yang telah ditentukan. Dalam penggal waktu tertentu dapat berfoto dengan mereka di pintu masuk, atau mengalami perasaan ketika menggendong mereka.

Jika wisatawan ingin memberi makan rubah, dapat membeli pakan di daerah taman dan memberikan kepada mereka di panggung yang telah ditunjuk, tetapi tidak boleh membawa pakan hewan sendiri.

Ketika pengunjung mendekati rubah, wajib menunjukkan posisi dominan dan jangan menundukkan tubuh, jika tidak, rubah mungkin saja akan mencuri menggigit Anda dari belakang.

Selain itu juga harus memperhatikan tas atau barang-barang milik pribadi, jangan biarkan mereka menggigit atau buang air kecil di atasnya, karena mereka adalah hewan yang sangat teritorial.

Selain itu, hal yang paling penting adalah, kecuali dalam keadaan ada izin dari para pawang, jika tidak, jangan sembarangan menyentuh rubah.

Namun, beberapa pengunjung melihat penampilan mereka yang menarik, bisa tidak tahan untuk tidak membelai mereka, laiknya membelai anjing dan kucing. (Chen Junchun/hui/whs/rmat)

Share
Tag: Kategori: SERBA SERBI

Video Popular