Semuanya Berada dalam Sarang Iblis Tanpa Kecuali (1)

262
Kasus Xiao Jianhua dianggap sebagai kasus terbesar dewasa ini oleh penguasa Beijing, kini telah dipastikan bahwa di dalam internal PKT eksis kelompok anti Xi Jinping, mereka berhubungan sangat erat dengan para elit di sektor keuangan, satu diantaranya adalah Xiao Jianhua. (internet)

Pada Jum’at lalu (10/2) Wang Lin telah meninggal dunia di sebuah rumah sakit di kota Nan Chang Tiongkok.

Wang menyebut dirinya memiliki kemampuan supra natural dan mendapatkan julukan sebagai “Master Qigong (dibaca: Ji kung, ilmu senam pernafasan)” lantaran mempunyai hubungan akrab dengan pejabat tinggi dan orang-orang terkenal di daratan Tiongkok.

Pada 2015 dia ditangkap dan dituntut di pengadilan atas tuduhan tersangkut  penculikan dan pembunuhan terhadap seorang anah buahnya.

Situs web pengadilan kota Wuzhou provinsi Jiangxi mengumumkan, tertuduh Wang Lin menderita penyakit ANCA (Anti-neutrophil Cytoplasmic Antibody ) yang berkaitan dengan Vakulitis (radang pembulu darah), beserta Autoimmune peripheral neuritis, mengakibatkan banyak fungsi organnya kelelahan dan akhirnya tidak dapat diselamatkan lagi.

Dalam data disebutkan, Wang Lin lahir pada 1952 di desa Ping, kabupaten Luxi provinsi Jiangxi, dan menjadi ternama pada abad lalu tahun 90-an, ketika “trend Qigong” melanda seluruh Tiongkok, pada 1995 Wang memperoleh hak menetap di Hongkong.

Pada 2013 Harian Xin Jing, Partai Komunis Tiongkok/PKT menerbitkan sebuah artikel berjudul “Kerajaan Harta ‘Master’ Wang Lin yang Tersembunyi” telah mendorongnya ke puncak arus gelombang.

Laporan tersebut mengungkap Wang menyandarkan “Kemampuan uniknya” dalam menyembuhkan pemimpin negara, sehingga menjadi kaya-raya dan telah berhubungan dengan sejumlah penguasa (antara lain Jiang Zemin).

Tempat tinggalnya yang diberi nama “Pondok Wang” selalu penuh sesak dengan kendaraan dari orang kaya atau pejabat. Villa yang bertingkat 5 itu, menurut sumber informasi, 2 tingkat diantaranya dipenuhi dengan foto-foto Wang bersama para pejabat tinggi atau pengusaha kaya.

Pada 2013, PKT mendadak melakukan pengungkapan besar-besaran terhadap Wang, dan menudingnya menipu masyarakat. Karena  khawatir ditangkap, Wang pernah lari ke Hongkong dan ketika diwawancarai oleh New York Times menyatakan bahwa dirinya merupakan “korban tak berdosa dari sebuah perseteruan politik”.

Pada Juli 2015 Wang ditangkap oleh kepolisian provinsi Jiangxi bersama 3 orang lainnya. Ia dituduh terlibat dalam kasus penculikan dan pembunuhan terhadap pengusaha Zou Yong, dan sebulan kemudian dijebloskan ke rumah tahanan di kota Wuzou.

Pada November 2016 ia resmi diadili oleh pengadilan kota Wuzou atas tuduhan melakukan penahanan ilegal, penipuan, memiliki senjata api ilegal dan penyogokan.

Pada  selasa (10/1/2017) atas alasan kesehatan pengadilan menyetujui Wang dibebaskan dengan jaminan. Pada Jumat (10-2-2017) ia meninggal dunia dengan menyimpan berbagai rahasia para pejabat dan pengusaha besar. Namun kepergian Wang tetap tidak akan menghentikan pertarungan berbagai kekuatan di dalam PKT.

Dua minggu sebelum kematian Wang, pengusaha top Xiao Jianhua diciduk oleh PKT dari Hongkong.

Menurut laporan Financial Times Inggris, pada dini hari pukul 01.00, Jumat (27/1/2017), suami isteri Xiao beserta 2 pengawalnya telah dibawa pergi ke RRT dari Four Seasons Hotel Hongkong oleh 5-6 polisi berpakaian preman PKT.

Menurut berita dari pusat pemerintahan RRT Zhongnanhai yang dilansir oleh Epoch Times New York, kasus Xiao Jianhua dianggap sebagai kasus terbesar dewasa ini oleh Zhongnanhai. Penguasa Beijing dengan cepat menangani kasus Xiao dikarenakan melalui penyelidikan bertahun-tahun. (chuan ren/tys/whs/rmat)

BERSAMBUNG