Dokter selalu menyarankan untuk memberi perhatian kepada tanda peringatan yang menunjuk adanya penyakit kanker yang tidak terdiagnosis. Deteksi dini kanker akan meningkatkan keberhasilan pengobatan. Walaupun tanda peringatan dan gejala tidak selalu berarti menderita kanker, namun Anda jangan mengabaikannya. Sebaiknya, analisa tanda dan gejala yang Anda alami, kemudian kunjungi dokter.

Ada 200 jenis kanker, di mana yang paling umum adalah kanker paru, kanker payudara, kanker prostat, kanker kandung kemih, kanker ovarium, kanker ginjal, kanker kolorektal, kanker endometrium dan kanker pankreas, serta leukemia dan melanoma. Dari sebagian besar jenis kanker ini, rata-rata keberhasilan hidup adalah buruk, terutama kanker paru. Alasannya adalah deteksi kanker yang terlambat yaitu saat kanker sudah berada pada stadium lanjut, yang akan memperlambat proses pengobatan.

Berikut beberapa tanda dan gejala penyakit kanker yang paling umum. Jika Anda mengalaminya, pastikan Anda segera pergi ke dokter untuk pananganan dini.

1. Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan penyebabnya

Ini adalah salah satu tanda dini kanker, terutama untuk kanker tumor padat seperti kanker paru dan kanker payudara. Setelah kanker mencapai hati dan mengganggu fungsi hati yang terkait dengan menyingkirkan racun dan mengatur nafsu makan, maka akan menyebabkan penurunan berat badan. Namun dapat juga menjadi tanda peringatan jenis kanker pencernaan, seperti kanker usus besar.

  • 40% semua pasien kanker melaporkan tanda peringatan ini pada saat diagnosis
  • Hingga 80% kasus kanker stadium lanjut yang mengalami cachexia (kurus) dan penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan

Menurunkan berat badan dengan cara diet atau berolahraga adalah normal. Dalam semua kasus kanker, penurunan berat badan hingga 10%, atau hingga 5 kilogram setiap bulan dalam rentang 6 bulan cenderung menjadi perhatian.

2. Kelelahan dan kelemahan

Jika kelelahan dan kelemahan Anda tidak hilang walaupun Anda sudah beristirahat atau tidur lebih dari cukup, konsultasikan dengan dokter secepat mungkin karena mungkin merupakan gejala peringatan dari banyak kanker.

3. Sering demam atau infeksi

Dalam kebanyakan kasus, demam adalah tanda bahwa tubuh melawan infeksi. Namun, jika demam berkepanjangan atau menetap, dapat menunjuk adanya kondisi kanker, seperti limfoma. Kanker sel darah dan leukemia juga dapat menyebabkan tanda seperti demam, sering infeksi, nyeri, kelelahan, dan tanda lainnya yang berhubungan dengan flu.

4. Sesak nafas atau mengi

Sesak napas dan mengi dapat menunjukkan berbagai kondisi, termasuk kanker paru. Mengi mungkin disebabkan oleh tumor paru yang menekan dan mempersempit jalan napas.

5. Batuk kronis dan nyeri dada

Kadang, kanker paru dan gejala leukemia mirip dengan bronkitis atau batuk yang buruk, yang dapat muncul sesekali, atau menetap. Gejala ini juga dapat diikuti oleh nyeri dada yang meluas ke bawah lengan, atau ke bahu. Dalam kasus tersebut, pastikan Anda membuat janji dengan dokter sesegera mungkin.

Selain itu, jika Anda batuk dan suara anda menjadi serak lebih dari 6 minggu, konsultasikan dengan dokter. Ada kasus di mana suara serak menunjuk adanya kanker tiroid, kanker paru, kanker kerongkongan, atau kanker laring.

6. Kembung

Sering kembung tanpa alasan yang jelas dan untuk jangka waktu yang lama, mungkin menunjuk adanya kanker ovarium, terutama jika disertai dengan pembengkakan di perut, nyeri panggul, dan perasaan kenyang. Demikian pula, kembung atau nyeri pada perut setelah makan mungkin menunjuk adanya kanker lambung.

7. Mulas kronis

Biasanya, mulas adalah tanda refluks (aliran balik) asam. Namun, mulas yang menetap mungkin terkait dengan kanker kerongkongan atau esofagus barrett (lapisan kerongkongan digantikan oleh jaringan lain yang mirip dengan lapisan usus).

Pada bulan Mei 2012, jurnal Gastroenterologi dan Hepatologi Klinis menerbitkan sebuah penelitian yang menjelaskan bahwa nyeri maag kronis dapat menyebabkan radang selaput jaringan di kerongkongan yang pada gilirannya meningkatkan risiko kanker kerongkongan.

Selanjutnya, pada tahun 2013, Jurnal Fisiologi Amerika Serikat menerbitkan penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan di Rumah Sakit Rhode Island, yang menjelaskan hubungan antara esophagus Barrett dengan perkembangan kanker kerongkongan.

8. Masalah usus

Perubahan kebiasaan buang air besar yang tidak dapat dijelaskan selama empat minggu atau lebih, dapat menunjuk adanya kanker usus, terutama pada manusia. Dalam kasus tersebut, konsultasikan dengan dokter.

9. Kesulitan menelan

Masalah menelan, atau perasaan adanya potongan makanan yang menyangkut di dada atau tenggorokan yang semakin memburuk seiringan dengan waktu, mungkin menunjuk adanya kanker tenggorokan atau kanker kerongkongan. Tanda peringatan lainnya dari jenis kanker ini termasuk sensasi terbakar atau nyeri saat menelan makanan.

Dalam kebanyakan kasus, kanker kerongkongan tidak menunjukkan gejala awal, jadi jangan mengabaikan jika gejala awal muncul. Masalah menelan juga menjadi salah satu tanda peringatan awal kanker paru.

10. Penyakit kuning

Kondisi ini ditandai dengan warna kuning pada bagian putih mata dan kulit. Biasanya, penyakit kuning merupakan gejala kandung empedu atau penyakit hati, tetapi dapat juga merupakan tanda kanker pankreas yang mengganggu fungsi saluran hati dan empedu.

11. Pembengkakan atau benjolan yang tidak biasa

Jika Anda melihat benjolan aneh pada pangkal paha, testis, payudara, ketiak, perut, leher, atau bagian lain dari tubuh Anda yang berlangsung selama 3 minggu atau lebih, maka buat janji dengan dokter secepat mungkin. Kadang, benjolan atau pembesaran kelenjar getah bening di bawah lengan dapat menunjuk adanya kanker payudara. Payudara yang bengkak, merah dan nyeri dapat menjadi tanda kanker payudara yang mengalami peradangan.

12. Timbul tahi lalat atau bercak kulit yang baru atau adanya perubahan pada tahi lalat atau bercak kulit

Meskipun sebagian besar perubahan kulit adalah tidak berbahaya dan tidak menyebabkan nyeri, dokter menyarankan skrining untuk kanker jika Anda melihat:

• Bercak baru, pertumbuhan, atau luka pada kulit yang tidak kunjung sembuh
• Perubahan pada warna, simetri, diameter, atau batas tahi lalat yang sudah ada

13. Perubahan kuku

Meskipun perubahan aneh pada kuku dapat muncul karena berbagai alasan, perubahan tersebut dapat pula menjadi tanda peringatan dari kanker kulit, kanker paru, atau kanker hati.

  • Bercak-bercak berwarna cokelat atau hitam di bawah kuku dapat menjadi tanda kanker kulit
  • Ujung kuku jari tangan atau jari kaki yang membesar dapat dihubungkan dengan kanker paru. Masalah ini disebabkan oleh kondisi yang menurunkan jumlah oksigen di dalam darah
  • Kuku berwarna putih atau pucat dapat menunjuk pada fungsi hati yang buruk yang disebabkan oleh banyak penyakit, seperti kanker hati

14. Nyeri perut atau panggul

Nyeri bagian bawah perut atau panggul yang disertai oleh terasa berat pada panggul dan perubahan kebiasaan buang air besar dapat menunjuk adanya kanker ovarium. Kesempatan untuk menderita jenis kanker ovarium lebih besar pada:

  • Wanita dengan riwayat keluarga ada yang menderita kanker ovarium, kanker kolorektal, atau kanker payudara
  • Wanita yang belum pernah hamil
  • Wanita yang didiagnosis menderita kanker usus besar, kanker payudara, kanker rahim, atau kanker rektum

Selain itu, nyeri di daerah panggul mungkin menunjuk adanya leukemia atau kanker rahim.

15. Nyeri yang tidak lazim yang berlangsung lebih dari 4 minggu

Nyeri dan sakit dapat disebabkan oleh berbagai alasan. Namun, nyeri yang terjadi tanpa alasan yang jelas yang datang dan pergi, atau menetap untuk jangka waktu 4 minggu atau lebih, perlu diperiksa oleh dokter karena dapat menunjuk adanya kanker testis atau kanker tulang.

16. Perdarahan abnormal

Selain menjadi tanda infeksi saluran kemih, darah di dalam urin juga dapat menunjuk adanya kanker ginjal atau kanker kandung kemih. Dengan cara yang sama, darah di tinja dapat menunjuk adanya kanker usus, meskipun darah di tinja adalah tanda khas wasir.

Tanda penyakit kanker rahim atau kanker endometrium meliputi perdarahan setelah menopause atau antara menstruasi. Meskipun jarang, kadang perdarahan vagina dapat menunjuk adanya kanker vagina. Demikian pula, salah satu tanda peringatan kanker kolorektal adalah pendarahan dari saluran pencernaan.

Memar dan pendarahan yang berlebihan dan terus-menerus dapat merupakan gejala peringatan leukemia. Batuk dapat menunjuk adanya penyakit kanker paru dan kanker esofagus, atau muntah darah dapat menunjuk adanya kanker lambung. Meskipun alasan untuk perdarahan yang abnormal bukan diakibatkan oleh kanker , dalam banyak kasus, perdarahan yang abnormal dapat menunjuk adanya kondisi dan penyakit serius lainnya yang memerlukan pemeriksaan medis yang tepat.

Selain melakukan pemeriksaan kanker yang dianjurkan dan pemeriksaan kesehatan secara teratur, pastikan Anda memperhatikan gejala seperti yang dijelaskan di atas. Lebih baik aman daripada menyesal!(NTDTV/Vivi/Yant)

Share

Video Popular