BOGOR – Kedatangan sejumlah pengunjung ke tempat wisata sembari menikmati keindahan alam seperti kebun raya semestinya disempurnakan dengan prilaku taat membuang sampah. Namun apa yang terjadi di kebun raya yang indah ini, sekitar 10 ton selalu ditinggalkan oleh pengunjung setiap tahunnya.

Oleh karena itu,  Kebun Raya Bogor menggelar Festival Peduli Sampah sebagai tekad mengambil peran untuk program nasional Indonesia Bebas Sampah 2020 dengan Tagline PESAN 2017. Kegiatan tersebut diselenggarakan pada 25-26 Februari 2017 di Kebun Raya Bogor, sekaligus sebagai rangkaian agenda HUT ke-200 Kebun Raya Bogor dan HUT ke-50 LIPI

Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Hayati (IPH) LIPI, Enny Sudarmonowati menegaskan, LIPI harus berperan dalam pengentasan sampah yang merupakan masalah nasional dan dunia tersebut.

Apalagi, Kebun Raya Bogor sebagai kawasan ekoturisme yang menjadi magnet wisata domestik dan mancanegara di Kota Bogor menghadapi masalah sampah anorganik dari pengunjung.

“Banyak pengunjung masih meninggalkan sampah berserakan tidak pada tempatnya, membuat Kebun Raya tidak nyaman dipandang mata,” jelasnya dalam siaran pers LIPI, Jumat (24/2/2017).

Setiap tahun, rata-rata 10 ton sampah plastik dan kaleng terkumpul di lingkungan Kebun Raya Bogor, sementara pihak Kebun Raya Bogor belum memiliki fasilitas pendaur ulang sampah plastik maupun sampah anorganik lainnya.

“Maka dari itu, hal terkecil yang dapat dilakukan adalah timbulnya kesadaran sikap dan perilaku pengunjung Kebun Raya untuk menjaga kebersihan kawasan dari sampah,” tutur Enny.

Kepala PKT Kebun Raya LIPI, Didik Widyatmoko menambahkan bahwa pihaknya berharap Kota Bogor juga semakin terdorong memiliki program istimewa untuk mengatasi masalah sampah perkotaan, seperti yang telah dilakukan oleh kota-kota lainnya.

Menurut dia, Bandung memiliki Gerakan Pungut Sampah (GPS), Depok Zero Waste dengan Partai Ember (ekonomis, mudah dan bersih), dan lain-lain. “Kita tentu sangat berharap sampah anorganik dapat ditekan dan dimanfaatkan, serta yang tidak kalah penting akan semakin menyulut perkembangan Bank Sampah dan komunitas-komunitas peduli sampah dengan program reduce, reuse, recycle (3R)-nya di Kota Bogor,” sambungnya.

Festival Peduli Sampah ini  mengundang beberapa komunitas penggerak kepedulian masalah sampah dan dikemas dalam bentuk yang menarik dan menyenangkan melalui workshop ArtAction dan pelatihan seni kreatif dengan konsep 3R, dongeng tentang sampah, aksi pungut dan pilah sampah, penukaran sampah, dan pameran produk cinta bumi, yang tentu saja  dimeriahkan dengan musik alam. (asr)

 

Share

Video Popular