JAKARTA – Sebagai rangkaian hari jadinya yang ke-16, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)  menggelar aksi sosial peduli obat dan pangan aman di area car free day Jl. Teluk Betung – Bundaran HI Jakarta, Minggu (26/2/2017).

Aksi sosial dengan tema “Peduli Obat dan Pangan Aman dengan Cek KLIK” ini tidak hanya dilakukan di Jakarta, tetapi juga dilakukan serempak di 34 kota oleh Balai Besar/Balai POM di seluruh Indonesia.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari Gerakan Nasional Peduli Obat dan Pangan Aman (GNPOPA) yang merupakan tanggung jawab bersama pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.

Melalui pesan-pesan edukatif yang disampaikan dalam aksi sosial ini, Badan POM mengajak masyarakat untuk ikut terlibat aktif melindungi diri dari Obat dan Pangan yang berisiko terhadap kesehatan.

“Mari menjadi konsumen cerdas dengan cek KLIK. Cek kemasan dalam kondisi baik, baca informasi produk pada label, pastikan memiliki izin edar, dan cek masa kedaluwarsanya. Izin edar Badan POM dapat dicek melalui aplikasi android Cek BPOM”, jelas Kepala Badan POM, Penny K. Lukito saat berdialog langsung dengan masyarakat pengunjung area car free day.

Pada acara puncak rangkaian kegiatan BPOM 28 Februari 2017 BPOM akan menandatangani MoU dengan Kejaksaan Agung, Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi, Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia, serta Kwarnas Pramuka.

Selain itu juga akan dilaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan Badan Narkotika Nasional, Kamar Dagang dan Industri, Kongres Wanita Indonesia, Persaudaraan Muslimah, serta Jaksa Agung Muda di lingkungan Kejaksaan Agung. Badan POM juga akan memberikan penghargaan kepada pelaku usaha, media, dan masyarakat yang telah memberikan kontribusi dan dukungan terhadap pengawasan Obat dan Makanan.

“Pelanggaran Obat dan Makanan adalah kejahatan kemanusiaan, sehingga memerlukan pengawasan dari segenap komponen bangsa melalui kerja sama dan kemitraan untuk memberikan kontribusi pada perlindungan masyarakat,” jelas Kepala Badan POM.

Badan POM mengimbau kepada masyarakat, jika ragu terhadap keamanan Obat dan Makanan atau mencurigai adanya peredaran obat, obat tradisional, kosmetik, suplemen kesehatan, dan pangan yang membahayakan kesehatan, tanyakan langsung ke Badan POM.

“Mari kita peduli terhadap Obat dan Makanan yang beredar di sekitar kita, karena pengawasan Obat dan Makanan adalah tanggung jawab kita bersama,” ajak Kepala Badan POM. (asr)

Share

Video Popular