Kepala Sekolah Pekin Middle School di Iowa, Amerika Serikat, Tim Hadley telah memberikan sebuah pelajaran bermakna yakni tauladan kepada murid-muridnya. Guru ini melakukannya tanpa memarahi atau memukul para murid yang mem-bully rekan mereka.

Ini saat seorang muridnya, Jackson Johnston yang berumur 11 tahun telah mencukur habis rambutnya sebagai dukungan kepada kakenya yang terkena kanker. “Saya tidak dapat menyembuhkan kakek, tetapi kakek tak sendirian,” kata Johnston kepada kakeknya.

Saat Johnston ke sekolah, dia ditertawakan oleh beberapa orang rekannya karena kepalanya sudah plontos.

Saat Kepala Sekolah Hadley mengetahui ternyata Johnston ditertawai temannya, Kepala Sekolah ini lantas mengumpulkan semua pelajar. Sang Kepala Sekolah memanggil Johnston ke depan dan diminta bercerita sebab Johnston mencukur habis rambutnya, “Saya juga mendengar bahawa ada antara kamu di sini yang mentertawakannya.”

Namun begitu, Hadley tidak memarahi para murid-murid ini sebaliknya berkata kepada Johnston, “Saya bangga dengan kamu. Ini langkah yang menakjubkan. Kamu sangat berani kerana melakukannya.” Hadley kemudiannya menceritakan bahwa dirinya juga pernah kehilangan keluarganya karena kanker.

Saat suasana mengharukan, tiba-tiba Hadley menyuruh Johnston mencukur rambutnya pada pertemuan itu sebagai wujud dukungan kepada Johnston dan kakeknya. (NBCNews/Erabaru.com.my)

Tonton video yang menginspirasikan ini di sini.

 

Share

Video Popular