Lombok Utara – Nasib miris menimpa terhadap Sri Rabitah seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang pernah bekerja di Qatar. Wanita asal Dusun Lokok Ara, Desa Sesait, Kayangan, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat ini sudah hidup dengan kehilangan salah satu ginjal pada tubuhnya.

Sebagaimana ditulis Lombok Post mengutip keterangan dari pejabat Kesbangpol Lombok Utara, kejadian dirunut sekitar pada 2014 lalu settelah Sri pulang dari Malaysia. Selanjutnya Sri ditawari untuk bekerja di Abu Dhabi dan lulus setelah mengikuti pemeriksaan di Mataram.

Sekitar pada 27 Juni 2014, Sri bersama sejumlah rekan-rekannya diberangkat ke Abu Dhabi, Qatar setelah ditempatkan di sebuah tempat penyaluran tenaga kerja di Jakarta. Saat di Abu Dhabi, Sri pun sudah dipekerjakan dengan seorang majikan.

Sesudah berselang selama seminggu, kejadian yang tak diharapkan dan memilukan pun tiba.Saat itu Sri dianggap lemah serta dibawa ke rumah sakit. Saat itu, Sri dibawa ke Ruang Operasi  lalu dia pun dibius tak sadar.

Nasib miris kembali menimpa Sri, dia pun seminggu kemudian dikembalikan ke perusahaan karena dinilai tak bisa bekerja dengan baik. Sejumlah tindakan keras juga dialami oleh Sri saat ditampung pada perusahaan itu, dia pun pada akhirnya dikirim pulang ke Indonesia dan itu pun hanya sampai di Surabaya, Jawa Timur.

Saat terlantar di Surabaya, orang baik pun memberikan pertolongan kepada Sri hingga akhirnya dia berhasil pulang ke kampung halamannya. Selama beraktivitas sehari-hari, keadaan dirinya selalu sakit hingga pada 22 Februari 2017, Sri memeriksakan dirinya ke RSUD Tanjung Lombok Barat, hasilnya ginjal sebelah kanannya sudah tak ada.

Sebenarnya tak hanya nasib miris yang menimpa Sri dengan kehilangan ginjal, kejadian memilukan juga menimpa terhadap dirinya. Sejumlah aksi kekerasan juga dialaminya hanya saja dia beruntung bertemu seseorang majikan di Qatar yang meminta Sri dipulangkan dikarenakan selalu mengeluarkan darah di mulut, hidung dan saluran kencing. (Lombok Post/asr)

Share

Video Popular