Bagi seorang gadis yang memperoleh pacar seorang pemuda asing yang tampan, tentu menjadi hal yang paling indah dalam hidupnya. Sayangnya, mahasiswi asal Tiongkok bernama Xixi Bi (24) ini harus menemui nasib tragis di negara rantau gara-gara ia salah berpacaran dengan pemuda tampan tetapi berjiwa sadis.

Xixi Bi yang menguasai 4 macam bahasa asing memiliki prestasi belajar di sekolahnya di kota Nanjing yang membanggakan. Karena itu orangtuanya mengirim Xixi ke Inggris untuk mengambil gelar master.

Ia kemudian berkenalan dengan seorang pemuda Inggris bernama Jordan Matthew yang usianya 1 tahun lebih muda dari dirinya. Dalam waktu cukup singkat mereka saling jatuh cinta. Karena cinta, Xixi rela membayar sewa rumah yang mereka tempati berdua, bahkan membelikan sebuah mobil, membayar seluruh tagihan biaya. Tanpa sadar, Xixi bagaikan sedang memelihara seekor serigala di rumah.

Mungkin hal yang tidak pernah dibayangkan Xixi adalah pengorbanannya selama ini harus ditebus sangat mahal. Belum lama ini, jenasah Xixi ditemukan dalam rumah sewaannya di Wales. Melalui pemeriksaan yang intensif polisi menduga ia tewas dibunuh oleh kekasihnya. Jordan Matthew sendiri pun akhirnya mengaku ia yang memukul Xixi hingga tewas gara-gara pertengkaran mulut.

Menurut ungkapan polisi bahwa Jordan Matthew, karateka bersabuk hitam ini selain tidak memanfaatkan ilmu beladiri yang ia kuasai untuk melindungi kekasihnya Xixi, malahan sering memukulinya, mengumpat Xixi dengan sebutan “orang tak berguna”.

Pada hari kejadian itu, Jordan naik pitam karena melihat sms dari seorang pria tak dikenal di ponsel Xixi, lalu melakukan pemukulan di luar kendali hingga Xixi tewas.

Namun, hasil otopsi menunjukkan, selain ada sejumlah bekas kekerasan pada badan Xixi, juga ada pemukulan dengan benda tumpul menjadi penyebab kematiannya. Hasil otopsi juga menyebutkan, dari luka-luka yang terdapat pada tubuh Xixi dapat dipastikan bahwa kekerasan sudah berlangsung cukup lama.

Teman-teman juga mengeluh karena Xixi jadi berubah sejak berpacaran dengan Jordan Matthew. Ia jadi pendiam dan tidak seceria dahulu, kepercayaan diri melorot. Demi cinta, Xixi pun berusaha untuk menurunkan berat badan. Hanya saja tidak terpikirkan bahwa ia harus meninggal setragis ini.

Kini, Jordan Matthew sudah diseret ke pengadilan, tetapi betapa beratnya hukuman yang akan dijatuhkan hakim kepadanya.

Nyawa Xixi, seorang mahasiswi cantik nan pandai itu tak mungkin bisa diambil kembali, akibat berkenalan dan kemudian berpacaran dengan seorang pemuda berjiwa sadis.

Maka dari itu, khusus buat para perempuan yang memasuki usia pacaran seyogyanya “membuka mata lebar-lebar” dalam memilih teman pria, jangan sampai menapaki jejak Xixi Bi. (Sinatra/rmat)

Share

Video Popular