Apakah Anda percaya bahwa kini industri kacang almond diperkirakan menghasilkan sekitar 4,3 miliar dollar Amerika Serikat dan lebih dari 2 miliar pon almond yang diproduksi di seluruh dunia setiap tahun? Tidak seperti banyak kacang dan buah lainnya, Amerika Serikat – khususnya California, adalah satu-satunya negara bagian penghasil almond untuk komersial – adalah produsen almond yang terbesar, yang memproduksi sekitar 80 persen almond dunia.

Penelitian mengungkapkan bahwa kacang almond sangat populer setiap tahun karena manfaat nutrisinya, namun sebenarnya manusia makan almond sudah sejak sekitar 4.000 SM. Jenis pohon almond adalah berasal dari Timur Tengah dan Asia Selatan. Sebuah pohon almond yang tinggi dengan bunga merah muda dan putih, tumbuh di iklim hangat dan kering, sehingga itulah alasannya mengapa almond menyebar ke seluruh wilayah Mediterania dan menjadi makanan pokok di sana.

Almond liar sebenarnya pahit dan secara alami mengandung zat beracun seperti sianida yang mematikan, sehingga manusia harus terlebih dahulu mencari jenis almond tertentu yang “manis” di antara banyak jenis pohon almond yang berbeda sebelum membudidayakannya.

Di India dan Pakistan, almond disebut badam dan telah menjadi bagian utama makanan selama berabad-abad. Almond pertama kali disebarkan oleh manusia di zaman kuno di sepanjang pantai Mediterania sampai Afrika Utara, Asia dan selatan Eropa, yang akhirnya tersebar ke Amerika Serikat. Kata “almond” berasal dari bahasa Perancis yaitu almande.

Tidak semua almond diciptakan sama-Anda pasti ingin menghindari almond dan kacang-kacangan yang dilapisi gula, minyak terhidrogenasi dan berton-ton natrium. Banyak kacang diproses sehingga menurunkan manfaat kesehatannya, misalnya, dengan memanaskan kacang sampai suhu yang sangat tinggi, maka beberapa anti-oksidan yang terkandung di dalam almond dapat hancur.

Hukum Amerika Serikat menuntut semua almond mentah dipasteurisasi atau diradiasi sebelum dijual ke konsumen. Menurut Departemen Pertanian Amerika Serikat, ada beberapa proses pasteurisasi yang wajib dilakukan untuk mengurangi tingkat kontaminasi almond yang mungkin terjadi “tanpa mengurangi kualitas produk, nilai gizi atau kualitas sensorik (citarasa dan rasa renyah),” yang mencakup minyak untuk memanggang, dipanggang hingga kering dan diberi pemutih, dan pengolahan uap.

Kacang almond mengandung asam lemak alami dan minyak yang peka terhadap panas tinggi, sehingga ketika pemrosesan sampai suhu tinggi, akan menyebabkan almond menjadi “tengik”. Misalnya, ketika almond panggang, biasanya almond direndam dalam minyak terhidrogenasi atau minyak hasil rekayasa genetik, yaitu lemak yang berbahaya dan memicu penyakit jantung.

Manfaat kesehatan kacang almond panggang berkurang jika dibandingkan almond mentah.

Salah satu langkah yang benar-benar dapat meningkatkan kandungan nutrisi almond adalah merendam almond hingga tumbuh kecambah, sehingga menghilangkan beberapa anti nutrisi almond secara alami yang menghalangi tubuh menyerap beberapa mineral. Rendam almond hingga terendam air semalaman selama 12jam-24 jam dalam mangkuk besar, meliputi mereka dengan air dan bilas almond keesokan harinya.

Ada dua varietas almond: manis dan pahit. Almond manis digunakan dalam banyak resep di Asia, Amerika Serikat dan Mediterania. Salah satu penggunaan almond yang populer di Italia adalah marzipan, yaitu adonan serpihan almond yang digunakan sebagai pemanis untuk makanan yang dipanggang. Almond ditumis tanpa minyak untuk membuat minyak almond yang digunakan untuk memasak dan menghasilkan ekstrak almond sebagai pengganti ekstrak vanili.

Minyak dari almond manis yang diekstrak akan menghasilkan minyak esensial almond, yang bermanfaat untuk menyembuhkan tubuh dan digunakan untuk keperluan rumah tangga.(Epochtimes/Vivi/Yant)

Share

Video Popular