Tiongkok dan AS yang secara gergrafis dipisahkan oleh Lautan Pasifik dengan perbedaan waktu belasan jam ternyata memiliki gaya hidup sangat berbeda. Orang Amerika lebih mampu menikmati hidup, tetapi orang-orang Tionghoa selalu hidup susah dari hari ke hari.

Dari lahir sampai mati, Orang-orang Tionghoa hidup dalam suasana yang penuh persaingan dan tekanan. bekerja keras sepanjang hidup dari bangun pagi sampai menjelang tidur malam. Mungkin rasa menyesal bahwa hidup ini begitu singkat baru muncul pada detik terakhir sebelum putus napas.

Orang Amerika lahir di sini :

Orang Tionghoa lahir di sini :

Orang-orang Amerika yang berusia 0 – 10 Tahun : Mengikuti berbagai kegiatan kelompok di rumah rumah untuk melatih fisik dan keterampilan anggota badan.

Orang-orang Tionghoa yang berusia 0 – 10 tahun : Belajar ketrampilan ekstra kurikuler, berulang kali diuji, dan kebanyakan bertujuan untuk memenuhi harapan dan gemgsi orangtua mereka.

Orang-orang Amerika berusia 10 – 20 tahun : Berpacaran dan mengejar cita-cita.

Orang-orang Tionghoa berusia 10 – 20 tahun : Membaca setumpuk buku untuk menghadapi besarnya gelombang ujian.

Orang-orang Amerika berusia 20 – 30 tahun : Mencari pekerjaan yang berpenghasilan stabil, membangun keluarga dan berusaha menggapai kemakmuran.

Orang-orang Tionghoa berusia 20 – 30 tahun : Mengirim lamaran pekerjaan ke mana-mana, khawatir dengan status pengangguran.

Orang-orang Amerika berusia 30 – 40 tahun : Pada dasarnya sudah memperoleh dan menetapkan arah kehidupan yang sedang dituju, sudah memiliki uang, rumah dan mobil pribadi untuk dinikmati bersama keluarga.

Orang-orang Tionghoa berusia 30 – 40 tahun : Ingin hati memeluk gunung, apa daya tangan tak sampai. Menjadi budak gara-gara membeli rumah.

Orang-orang Amerika berusia 40 – 50 tahun : Dengan menikmati liburan panjang untuk mengurangi tekanan dari pekerjaan.

Orang-orang Tionghoa berusia 40 – 50 tahun : Mulai mengkhawatirkan masa depan putra-putri mereka. Berusaha untuk menghemat uang dan bekerja lebih keras untuk meningkatkan pendapatan.

Orang-orang Amerika berusia 50 – 60 tahun : Menikmati kehidupan organisasi agama, melakukan perjalanan pariwisata.

Orang-orang Tionghoa berusia 50 – 60 tahun : Baru saja menemukan kehidupan yang cocok untuk pribadinya, tahu-tahu sudah memasuki masa pensiun. Bingung lagi bagaimana menghadapinya nanti ?

Orang-orang Amerika berusia 60 – 70 tahun : Mulai mengarang buku tentang memoar dirinya, sambil diisi dengan melakukan perjalanan pariwisata ke tempat-tempat menarik.

Orang-orang Tionghoa berusia 60 – 70 tahun : Menghabiskan sebagian besar energi dan dana untuk merawat kesehatan mereka, walaupun tetap sadar bahwa mereka masih menanggung beban untuk merawat cucu-cucu yang dititipkan anak mereka.

Orang-orang Amerika berusia 70 – 80 tahun : Berwisata, melewati hari tua dengan didampingi  anggota keluarga.

Orang-orang Tionghoa berusia 70 – 80 tahun : Sepekan sekali penyakit ringan mengganggu, sebulan sekali penyakit serius menyerang, beberapa hari sekali mondar-mandir rumah sakit untuk berobat.

Orang-orang Amerika setelah meninggal dunia : Umumnya dikebumikan di tempat-tempat pemakaman umum.

Orang-orang Tionghoa menjelang putus nafas : Baru merasakan bahwa tanah untuk pemakaman sudah sangat mahal! (sinatra/rmat)

Share
Kategori: Headline SERBA SERBI

Video Popular